Jangan Sebut Anda Pencinta Kopi Sebelum Membaca Artikel Ini!

https://www.google.com.sg/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://justmyhobby.wordpress.com/2013/11/28/jangan-sebut-anda-pencinta-kopi-sebelum-membaca-artikel-ini/amp/&ved=0ahUKEwj8q9ei2tHXAhVJvo8KHSPbDI8QFggqMAY&usg=AOvVaw2t5WMhOOlGsNGBhrZnbl8_&ampcf=1

Advertisements

Tiada daya dan kekuatan tanpa seizin Allah

Dahsyatnya Kalimat *-LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLA BILLAH-*

Dahsyatnya… لا حول ولا قوة إلا بالله
Bagi seorang muslim kalimat Hawqalah yaitu lafaz ‘ *Laa hawla wa laa quwwata illa billah*’ tentu bukan hal yang asing.

Ucapan tersebut sering kali diucapkan secara spontan ketika seseorang dalam kesulitan, dalam keadaan tertekan atau bisa juga ketika seseorang terkagum-kagum menyaksikan keajaiban yang terjadi, yaitu suatu kejadian yang mustahil terjadi menurut pikiran manusia.

Dikisahkan sahabat ‘Auf bin Malik Al-Asyja’i pergi menemui Rosulullah صل الله عليه وسلم , dan berkata:
“Ya Rosulullah sesungguhnya anakku Malik pergi bersamamu berperang di jalan Allah dan ia belum pulang, apa yang harus saya perbuat? Padahal seluruh pasukan sudah pulang.”

Rosulullah صل الله عليه وسلم bersabda:

“Ya ‘Auf perbanyaklah kamu dan istrimu mengucapkan:

لا حول ولا قوة إلا بالله
( *Laa haula wa laa quwwata illa billah*. *Tidak ada daya dan kekuatan selain dari Allah*.)”

Auf pulang ke rumah dan istrinya sendiri menanti anaknya yang belum datang. Melihat suaminya datang istrinya bertanya:

“Wahai ‘Auf apa yang diberikan Rosulullah صل الله عليه وسلم?”

Auf menjawab: *Beliau mewasiatkan untuk ku dan kamu juga agar kita banyak mengucapkan*

لا حول ولا قوة إلا بالله

Apa jawaban istri yang sholehah dan sabar ini ?
“Ya, sungguh benar Rosulullah صل الله عليه وسلم”

Akhirnya mereka berdua duduk terus berdzikir dengan

لا حول ولا قوة إلا بالله

Sampai saat malam yang gelap tiba, seketika ada yang mengetuk pintu, dan Auf berdiri membuka pintu, ternyata yang datang adalah anaknya Malik membawa banyak sekali domba sebagai ghonimah.

Maka Auf bertanya: Apa ini ?
Malik menjawab:
” *Sesungguhnya musuh menangkapku dan mengikatku dengan rantai besi dan mengikat dua kakiku, maka ketika malam tiba saya berusaha keras untuk kabur tapi tidak bisa, karena kuatnya ikatan dikedua tangan dan kaki*. Tiba-tiba ikatan borgol yang dari besi perlahan-lahan longgar sehingga ikatan dikedua tangan dan kaki bisa lepas*. Maka saya bisa datang sekarang dengan kambing-kambing ghonimah ini.”

Maka Auf berkata: “Wahai ananda bukankah jarak antara musuh dan kita jauh sekali? Bagaimana kamu bisa datang dalam waktu satu malam?”

Malik menjawab: “Wahai ayahanda, demi Allah ketika ikatan itu lepas saya merasa ada Malaikat yang membawa saya.”

Subhanallahal ‘adzim…

Maka Auf mendatangi Rosulullah صل الله عليه وسلم untuk memberi kabar beliau.

Tapi sebelum Auf memberi kabar beliau, Rosulullah صل الله عليه وسلم mengatakan kepada Auf: Wahai Auf bergembiralah bahwa Allah سبحان وتعالى menurunkan ayatnya tentang urusanmu:

وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجۡعَل لَّهُ ۥ مَخۡرَجً۬ا (٢) وَيَرۡزُقۡهُ مِنۡ حَيۡثُ لَا يَحۡتَسِبُ‌ۚ وَمَن يَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسۡبُهُ ۥۤ‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَـٰلِغُ أَمۡرِهِۦ‌ۚ قَدۡ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَىۡءٍ۬ قَدۡرً۬ا (٣

“Barangsiapa bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan *Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.*” (QS Ath-Thalaq:2-3)

Ketahuilah sesungguhnya

لا حولا ولا قوة إلا بالله

Adalah harta terpendam dibawah singgasana ‘Arsy Ar-Rahman.

*Ia adalah obat bagi 99 penyakit, yang paling ringan adalah penyakit gundah*.

Kalimat ini juga merupakan simpanan pahala yang banyak di surga.

Suatu ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda pada ‘Abdullah bin Qois,

“Wahai ‘Abdullah bin Qois, katakanlah ‘Laa hawla wa laa quwwata illa billah’, karena ia merupakan simpanan pahala berharga di surga” (HR. Bukhari no. 7386).

Dari Abi Musa Al-Asy’ari radhiallahu anhu ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berkata kepadaku: “ *Maukah aku tunjukkan kepadamu salah satu bacaan yang menjadi simpanan kekayaan di dalam syurga ?*”
Maka aku menjawab: “Tentu, wahai Rasulullah”.

Maka beliau menjawab: “Ucapkanlah *Laa Haula wa Laa Quwwata illa Billaah*”

Subhanallah..
Saudara-saudaraku..
Jika Anda mau share niatkanlah dengan baik mudah-mudahan bisa jadi obat bagi masalah Anda dan kita semua…… Aamiin…

💙💚🌻🌿💜❤

Obat hati

*”Sembuhkan sakit hatimu maka akan sembuh seluruh badanmu”*

Ada orang yang punya sakit hati yang benar-benar kronis.
Benci banget,…
Dendam banget,…
Nggak suka banget,…
Sedih Banget
Kecewa banget…

Semua itu dianggap serius sampai sakitnya berdampak pada tubuh.
Begitu muncul dalam bentuk penyakit kanker, diabetes, sakit jantung, baru diatasi….

Dan yang diatasi pun hanya permukannya saja.

Diatasi dengan operasi, obat Herbal.. bertahun-tahun bahkan seumur hidup, kemo, radiasi. Semua yang membuat sel-sel tubuh luluh lantak.

Tapi akar masalahnya tidak diatasi..
Akar masalahnya adalah hati yang sakit dan semakin rusak…Kemudian merusak seluruh jaringan tubuh.

Darah tetap dibiarkan asam.
Kondisi tubuh asam.
Pikiran tetap stress,
jiwa tak tenang.
Dendam masih banyak.
Kecewa masih berlanjut. Perasaan masih ga enak.
Benci masih kuat.

*SECARA TIDAK LANGSUNG KITA BUNUH DIRI*

Ingat Rasululloh Sholallohu ‘alayhi wassalam.. pernah berkata.

*”Ada segumpal daging yang kalau ia baik maka seluruh tubuh akan baik. Dan kalau ia buruk maka seluruh tubuh akan buruk.”*
*Itulah “H A T I”*

Seharus itu selalu ada dalam kondisi indah dan baik.
Selalu ikhlas, menerima ketentuan Alloh, bersyukur, tulus berbagi, dan bahagia bersama. Seperti anak yang selalu bahagia dan tertawa, Seperti itulah kondisi hati kita seharusnya.

Pada saat kita sudah tak lagi seperti itu, itulah saat penyakit muncul. Dan deteksi dini harus dilakukan. Akar permasalahan harus diatasi.
Hati perlu terus dicuci…dan di bersihkan.

Tanda hati bersih dan suci adalah ..selalu bahagia atas kebahagiaan orang lain…
Selalu semangat berbagi tanpa pamrih.
Lalu Ridho dengan segala ketentuan yang Alloh berikan untuk kita..

*Dibenci?*

Gak apapa….
Berarti Dosa kita, jadi ada yang tanggung.

*Di dzalimi?*

Wah, ini dia saatnya doa-doa kita tak ada batasnya dengan Sang Pemberi, Pengasih Penyayang.
Allah Arrahmaan Arrahiim…

Hati akan selalu bahagia atas kebahagiaan orang lain, gembira, apapun yang terjadi, siapapun itu. Termasuk bahagia bagi mereka yang konon kata orang merugikan kita, tapi kita tak perlu merasa rugi.
Karena semua ada hikmahnya…

*PASTIKAN ITU*..

Kalau hati terasa tidak baik, dengan tanda2..
ada rasa sedih, kecewa, benci, dendam,
segera action.
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan:

1. Ikhlas
Tarik nafas, buang nafas.
Setiap nafas adalah nafas baru, harapan baru.Jangan pusing dengan yang lalu dan jangan khawatir dengan yang belum terjadi.

2. Terima dan hargai…
Allah Maha Besar dan Maha Tahu, Allah tahu yang terbaik buat kita semua pasti baik dan bermanfaat.

3. Bersyukur dibalik bencana jadi karunia.

*Bertanyalah: “Kenapa ya kira-kira Allah – Yang Maha Kasih dan sangat mengasihiku, memberikan sesuatu yang tidak kusukai dan tidak sesuai dengan harapanku ini?*

*Kira-kira apa kebaikan di baliknya?*

Ada pelajaran…
*Rubah Mindset*-nya husnudzon, berbaik sangkalah sama Alloh.

4. Berbagi tanpa pamrih..
Apapun hikmah yang ada, pasti bisa dibagi.

Pasti ada pengalaman baru, kesadaran baru, yang bisa diberikan pada yang lain.
Bagilah senyum pada semua

maafkan semua orang…

Do’akan semua orang yang pernah singgah di hati kita.
Apa do’a yang harus di panjatkan untuk diri sendiri dan orang yang terkait?

Apa kira-kira yang kita bisa lakukan dengan lebih baik lagi untuk hanya mengharap Ridho Allah semata.

5. Bahagia saat orang lain bahagia
Termasuk orang yang awalnya tidak Kita sukai….Kita benci….Kita anggap merugikan.

Kita anggap mengecewakan..
Apalagi terhadap orang2 yang berjasa kepada kita..

Muliakan mereka sebagai wujud rasa syukur kepada Alloh…

Kita jadi tegar seperti sekarang…
Ada jasa terbaik mereka di hati kita…muliakan saudara kita yang pernah menolong kita..meskipun si penolong membuat kecewa…dan kecewa..maafkan kekecewaaanya..ingat akan jasanya..
Allah-lah yang akan membalas segala keikhlasan..

Ketika Penyakit hati pelan-pelan sembuh. Maka Begitu juga penyakit tubuh akan hilang dan sembuh.

Ayo berusaha selalu jaga kesehatan hati mulai detik ini…

Semoga tidak ada lagi rasa benci atau kecewa di Hati kita…

Barakallahu fiikum

Al-Quran dan umur

🌸🌸AL QURAN & UMUR🌹🌹

………………………………..

💬 *Berkata Abdul Malik bin Umair:*

“Satu-satunya manusia yang tidak tua adalah orang yang selalu membaca Al-qur’an”. ❌👴🏻

“Manusia yang paling jernih akalnya adalah para pembaca Al-qur’an”. 👳🏻

💬 *Berkata Al-imam Qurtubi :*
“Barang siapa yang membaca Al-qur’an, maka Allah akan menjadikan ingatannya segar meskipun umurnya telah mencapai *100* tahun”.

*Imam besar Ibrahim al-Maqdisi memberikan wasiat pada muridnya Abbas bin Abdi Daim rahimahullah.*

“Perbanyaklah membaca Al-qur’an jangan pernah kau tinggalkan, kerana sesungguhnya setiap yang kamu inginkan akan di mudahkan setara dengan yang kamu baca”.

💬 *Berkata Ibnu Solah :*

“Bahwasannya para Malaikat tidak diberi keutama’an untuk membaca Al-qur’an, maka oleh karena itu para Malaikat bersemangat untuk selalu mendengar saja dari baca’an manusia”.

💬 *Berkata Abu Zanad :*

“Di tengah malam, aku keluar menuju masjid Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam sungguh tidak ada satu rumahpun yang aku lewati melainkan pada nya ada yang membaca Al-qur’an”.

💬 *Berkata Shaikhul Islam ibnu Taimiyyah:*

“Tidak ada sesuatu yang lebih bisa memberikan nutrisi otak, kesegaran jiwa, dan kesehatan tubuh serta mencakup segala kebahagiaan melebihi dari orang yang selalu melihat kitabullah ta’ala”.

“Bergantunglah pada Alqur’an niscaya kau akan mendapatkan keberkahan”.

💬 *Berkata sebagian ahli tafsir :*

“Manakala kita menyibukkan diri dengan Al-qur’an maka kita akan di banjiri oleh sejuta keberkahan dan kebaikan di dunia”.

“KAMI memohon kepada Allah agar mberikan taufiqnya kepada KAMI dan semua yang membaca tulisan ini untuk selalu membaca Al-qur’an dan mengamalkan kandungannya”.

👉Bila anda Cinta pada Alqur’an maka sebarkanlah. Demi Allah, sekian banyak orang yang membaca Alqur’an maka pahala akan mengalir pd anda.

Semoga bermanfaat.
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

Istiqomah

*NOTULENSI KAJIAN ONLINE*
*Fasil OS4*
🗓 : Jum’at, 14 Juli 2017
⏰ : 19.30 wib sd selesai
🎤 : Sholcan Fita

💞 *Materi :*

📚 *ISTIQAMAH*
Oleh : Ustadzah Lien

“Dari Sofyan bin Abdullah Ats-Tsaqofi berkata, sesungguhnya seorang laki-laki berkata : “Ya Rasulullah, katakanlah kepadaku tentang Islam suatu perkataan yang aku tidak akan menanyakannya lagi kepada seseorang selain hanya kepada engkau,” Rasulullah berkata :” Katakanlah ! Aku beriman kepada Allah kemudian Istiqamah.” (Sebagai tambahan) Aku berkata : “Ya Rasulullah apa yang harus aku jaga ?” Maka Rasulullah mengisyaratkan kepada lidahnya sendiri dan berkata : “ini” ( HR. Muslim di dalam shahihnya ).

Menurut hadits Muslim tersebut diatas, kita bisa mengerti bahwa sesudah Iman kepada Allah ialah Istiqamah sebagai pasangan dan sekaligus syarat yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Istiqamah menjadi sikap yang amat penting dan perangkat yang tidak bisa dipisahkan dalam mewujudkan Iman dan Akhlaqul Kariimah.

Bisa disimpulkan bahwa Iman dan Istiqamah itu pasangan sejati.

🌼 Istiqamah menurut bahasa artinya :
▶ lurus, lempang dan tidak berbelok-belok.

Umar bin Khathab menjelaskan bahwa : Istiqamah itu tetap mengikuti perintah dan ( menjauhi ) larangan serta tidak menyimpang dari padanya.”

Abu Bakar menambahkan, bahwa yang dimaksud dengan perkataan “ Istiqamu “ ialah ( sesudah beriman ) tidak mempersekutukan Allah dengan suatu apapun.

Allah berfirman : “ Dan tetaplah ( Istiqamah ) sebagaimana diperintahkan kepadamu dan janganlah mengikuti hawa nafsu mereka.” ( QS. Asy-Syura : 15 ).

Dengan pengertian tersebut diatas maka Istiqamah harus menjadi karakter dan kepribadian orang-orang beriman. Seperti apa yang menjadi motto dan garis hidup orang-orang beriman bahwa, hidup ialah pengabdian, perjuangan dan pengorbanan. Tanpa iman dan pendirian yang teguh ( Istiqamah ) tidak mungkin dapat mempertahankan eksistensi dirinya sebagai orang beriman.

*Keuntungan Istiqomah*

👇🏻👇🏻👇🏻

Keuntungan orang yang bersikap istiqamah terhadap Allah Swt adalah hati dan jiwanya akan diliputi ketenangan. Mengapa terjadi demikian? Karena Allah Swt menyukai perbuatan baik yang dilakukan secara konsisten, terus-menerus, kontinu, meskipun amal kebaikan itu hanya kecil atau sedikit saja.

Rasulullah Saw bersabda, “Beramallah dengan benar dan sungguh-sungguh, ketahuilah bahwa sesungguhnya seorang dari kalian tidak akan masuk surga karena amalannya. Mereka bertanya, “Dan apakah engkau juga wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “(Ya) Demikian juga aku, kecuali Allah memberikanku rahmat-Nya. Dan ketahuilah bahwa amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang kontinu (berkesinambungan) walaupun itu sedikit.” (HR. Muslim)

Mengapa amal kebaikan yang sedikit tapi dilakukan secara terus-menerus atau berkesinambungan itu lebih disukai? Karena ketika satu amal kebaikan dilakukan secara kontinu, maka itu artinya si pelaku itu berdzikir secara berkesinambungan pula. Itu artinya ia pun melakukan upaya pendekatan kepada Allah Swt secara terus-menerus pula.

Oleh karena itulah mengapa orang yang beristiqamah senantiasa merasa tenang karena hatinya erat terus dengan Allah Swt. Sikap istiqamah adalah hal yang wajib dilakukan oleh manusia terhadap Allah Swt. Bagaimana mungkin pengabdian terhadap-Nya dilakukan secara sekali-sekali saja.

Dalam salah satu hadits qudsi, Allah Swt berfirman, “Dan tiadalah hamba-Ku mendekati-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai selain apa yang Aku wajibkan atasnya, dan hamba-Ku senantiasa mendekati-Ku dengan amalan-amalan sunnah hingga Aku mencintainya, dan jika Aku mencintainya, maka Akulah pendengaran yang selalu ia pakai untuk mendengar, penglihatan yang selalu ia gunakan untuk melihat, tangan yang ia gunakan untuk menggerakan segala sesuatu, kaki yang dia pakai berjalan, dan apabila ia memohon kepada-Ku, Aku berikan. Dan apabila ia memohon perlindungan kepada-Ku, maka Aku melindunginya” (HR. Bukhari).

Jadi berkahnya orang yang beristiqamah itu adalah dicintai oleh Allah Swt. Ia juga dijaga oleh malaikat. Ketika pada suatu waktu seseorang tidak bisa melakukan amal kebaikan yang sudah biasa ia lakukan secara konsisten, maka sesungguhnya ia tetap mendapatkan pahala dari amal kebaikan yang biasa ia lakukan itu.

*Beberapa kiat Mewujudkan Sikap Istiqomah*

🌷Mengikhlaskan kemauan hanya cuma mengharap Allah serta dikarenakan Allah swt. Saat beramal, tidak ada yang ada dalam jiwa serta fikiran kita terkecuali cuma Allah serta Allah. Lantaran keikhlasan adalah pijakan basic dalam bertawakal pada Allah. Mustahil seorang bakal bertawakal, tanpa ada diiringi rasa ikhlas.

🌷Bertahap dalam beramal. Dalam pengertian, saat menjalankan satu ibadah, kita sebaiknya mengawali dari suatu hal yang kecil tetapi teratur. Bahkan juga karakter kerutinan ini bila dilihat butuh, mesti berbentuk sedikit dipaksakan. Hingga bakal terwujud satu amalan yang teratur walau sedikit.

🌷Dibutuhkan adanya kesabaran. Lantaran untuk lakukan satu amalan yang berbentuk kontinyu serta teratur, memanglah merupakan amalan yang berat. Lantaran kadang-kadang sebagai seseorang insan, kita kadang-kadang dihinggapi rasa giat serta terkadang rasa malas. Oleh karena itu dibutuhkan kesabaran dalam menyingkirkan rasa malas ini, guna menggerakkan ibadah atau amalan yang bakal diistiqamahi.

🌷Istiqamah tidak bisa direalisasikan tetapi dengan berdasar teguh pada ajaran Allah swt. Allah berfirman (QS. 3 : 101) : ”Bagaimanakah kamu (sampai) jadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan pada kamu, serta Rasul-Nya juga ada di tengah-tengah kamu? Barangsiapa yang berpegang teguh pada (agama) Allah maka sebenarnya ia sudah di beri petunjuk pada jalan yang lurus. ”

🌷Istiqamah juga begitu berkaitan erat dengan tauhidullah. Oleh karena itu dalam beristiqamah seseorang betul-betul mesti mentauhidkan Allah dari segala suatu hal apa pun yang di muka bumi ini. Lantaran mustahil istiqamah direalisasikan, apabila diimbangi dengan fenomena kemusyrikan, walau cuma fenomena yang begitu kecil dari kemusyrikan itu, seperti riya. Menyingkirkan karakter riya’ dalam diri kita adalah bentuk istiqamah dalam keikhlasan.

🌷Istiqamah akan bisa terealisasikan, bila kita mengerti hikmah atau hakekat dari beribadah maupun amalan yang kita kerjakan itu. Hingga beribadah itu merasa nikmat kita kerjakan. Demikian pula demikian sebaliknya, bila kita rasakan ‘kehampaan’ atau ‘kegersangan’ dari amalan yang kita kerjakan, pasti hal semacam ini jadikan kita gampang jemu serta meninggalkan beribadah itu.

🌷 Istiqamah akan begitu terbantu karenanya ada amal jama’i. Lantaran dengan kebersamaan dalam beramal islami, semakin lebih menolong serta memudahkan hal apa pun yang bakal kita kerjakan. Bila kita salah, pasti ada yang menyapa. Bila kita lupa, pasti yang lain ada yang mengingatkan. Tidak sama dengan saat kita seseorang diri. Ditambah lagi, nuansa atau situasi melakukan aktivitas dengan cara berbarengan memberi ‘sesuatu yang tidak sama’ yang akan tidak kita rasakan saat beramal seseorang diri.

🌷Perbanyak membaca serta mengupas tentang keistiqamahan para Nabi, sahabat serta beberapa orang shaleh dalam melalui jalan hidupnya, biarpun beragam cobaan serta ujian yang begitu berat menerpa mereka. Jusrtru mereka rasakan kesenangan dalam melakukan kehidupan yang penuh dengan cobaan itu.

🌷Perbanyak berdoa pada Allah, supaya kita semuanya dianugerahi karakter istiqamah. Lantaran biarpun usaha kita, tetapi bila Allah tak mengizinkannya, tentunya hal itu tak dapat. Buah Istiqamah.

*Tanda-tanda orang yang mempunyai karakter istiqomah*

❄Berkelanjutan dalam memgang teguh aqidah tauhid
❄Berkelanjutan dalam menggerakkan beribadah baik mahdoh atau ghoiru mahdoh.
❄Berkelanjutan dalam menggerakkan syariat agama, baik berbentuk perintah ataupun larangan
❄Berkelanjutan dalam bekerja serta berkarya, dengan tulus serta ikhlas lantaran Allah swt.
❄Allah swt menjanjikan balasan yang besar pada beberapa orang yang istiqomah.

🦋

Demikian materi istiqamah malam ini

Smoga kita menjadi bagian hamba2 yang s3nantiasa istiqamah dalam kebaikan dan ketaatan padaNya… aamiin.

💞 *Tanya jawab :*

1⃣Assalamualaikum
Sya serli_OS172
Ustadzah sya mau tanya,, gmna cara kita untk ttp istiqomah dlm lingkungan masyarakat maupun keluarga yg kurang akan agama? Wlopun kita sdh mnjelaskan berulang kli, trutama mslah berhijab
Tlg pnjelasanx,,,

▶ *Jawab :*
kiatnya 1. perbaiki niat jk krn Allah maka g da rasa kecewa, 2. Ikhlas 3. Sabar 4. Do’a kan selalu

Pastinya hidayah itu hak prerogatif Allah, tugas kita hanya menyampaikan dan jangan lelah memberi tau krn itulah sunnatullah dakwah ☺ selalu ada lika likunya… g da itu g seru jalannya ☺

2⃣Assallamualaikum, temmy os 168 mau nanya… yang dimaksud ibadah mahdoh dan ghairu mahdo apa yaa ustadzah…. afwan masih fakir ilmu nii

▶ *Jawab :*
Ibadah mahdhah, alias “murni ibadah”. Inilah perbuatan yang dilakukan manusia dengan motivasi pokok: mendapatkan manfaat di akhirat, misalnya: salat, puasa ramadan, dan lain-lain.

pada dasarnya, kita dilarang untuk melakukannya, kecuali jika terdapat dalil yang menunjukkan bahwa hal tersebut dituntunkan. Sehingga, siapa saja yang mengajak kita untuk melakukan suatu ibadah maka kita menuntutnya untuk membawakan bukti nyata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkannya.

Landasan kaidah ini adalah hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

عن عَائِشَةُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ

Dari Bunda Aisyah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa saja yang melakukan amal ibadah yang tidak kami ajarkan, maka amal ibadah tersebut adalah amal ibadah yang tertolak.” (HR. Muslim, no. 4590)

Ibadah ghair mahdhah atau “perkara non-ibadah”. Inilah segala hal yang dilakukan oleh manusia dengan motivasi pokok: mendapatkan manfaat duniawi, misalnya: jual beli, sewa-menyewa, dan lain-lain.

dalam masalah non-ibadah, pada dasarnya, semua yang dilakukan manusia itu boleh dilakukan kecuali jika terdapat dalil yang melarangnya.

Dan ini perlu kajian tersendiri krn agak panjang ☺ afwan

3⃣Ustazah Lien yg di Rahmati Allah 😊😍😊
Istiqomah ialah terus menerus /konsisten ,,
Kadang kala semangat tp terkadang sering malas yg amat sangat dlm menjalani rutinitas amalan ibadah,, bgmn solusinya ya,,, syukran kastiran ustazah 😊😊💐

▶ *Jawab :*
solusinya sdah ada di materi td mb… salah satunya adalah selalu berada dalam lingkungan jama’ah agar ada yang mengingatkan.

Group ini salah satu medianya ☺

Kmudian slalu berdoa kpd Allah krn memang kt butuh itu… petunjuk utk selalu dalam kebaikan.

4⃣Assalamualaikum.. saya Retno OS 132, mau tanya ustadzah… Bagaimana menjaga hati agar selalu istiqomah pada kebaikan.. kadang semangat turun naik…😊

▶ *Jawab :*
pertanyaan sama yaa tadi

🌸Kiat Istiqamah🌸
1. Ikhlas beramal karena mengharap ridho Allah
2. Bertahap dalam beramal
3. Perlu kesabaran
4. Paham tauhidullah
5. Paham hakikat ibadah dan amalan yang dilakukan
6. Dilakukan secara jama’i
7. Sering2 membaca sirah nabi
8. Perbanyak berdo’a

5⃣Assalamualaikum..
Saya lisdianti dari grup odod star143, mau bertanya… bagai mna cara qta biar tetep istiqamah’sedangkan di lingkungan saya banyak org yg melakukan perbuatan”maksiat???🙏

▶ *Jawab :*
jika memang tidak bisa bertahan maka hijrah itu wajib hukumnya. Mencari t4 yang lebih bs memudahkan kita beribadah.

6⃣☝🏼 anty.
ustadzah ijin bertanya
Amalan yng berat dlm sabar adakah kiat agar selalu diberikan kesabaran dalam berbagai hal terutama untuk mengingatkan dlm hal kebaikan

▶ *Jawab :*
kiat sabar adalah meyakini bahwa dengan sabar maka pahala sabar adalah mendapatkan syurga tertinggi yaitu syurga firdaus. Dan sabar itu di awal ditengah dan diakhir… jd g da putusnya g da batasnya.

7⃣Assalamu’alaikum ustadzah
Saya okki dr Os135
Ingin brtanya, td ad prnyataan jika seseorang tdk bisa mlakukan amal kbaikan yg sudah biasa ia lakukan, apakah ia masih bisa mndpatkan pahala dr amal tsb? Mngapa demikian ustadzah?

▶ *Jawab :*
Pahala itu ada tapi tidak sama…

Misal ramadhan tilawah 3 juz ba’da ramadhan cm bs 1 juz… makanya pahala 3 juz ama 1 juz tentunya berbeda.

Biasanya sedekah tiap hari ba’da ramadhan cm bs sekali tentunya berbeda ☺

Jk dianggap sama tentunya pastinya pilih yg mudah kan yaa ☺

8⃣ Assalamu’alaikum ustazah
Sya indah dr OS 177.
Mohon maaf ustazah mngkin prtnyaan sya sdkit kluar dr tema🙏🙏🙏
yg ingin sya tnyakan ap sya kiat” agak kita bisa ikhlas n sabar mnhdapi ujian Allah. Terima kasih sblumnya🙏🙏🙏

▶ *Jawab :*
Allah telah merajut takdir-takdirNya dengan indah dan rapi,maka mari rapikan dan perindah amal shalih kita sebelum takdir kematian menjemput dan
Allah mempunyai caraNya sendiri dalam mencintai hamba-hambaNya. Maka jgn pernah berburuk sangka kepadaNya.

Intinya kiat ikhlas dan sabar adalah Baik sangka bahwa takdirNya selalu baik untuk dunia maupun akhiratnya. Kmudian ikhlas dan sabar akan mmbuat Allah makin sayang dan menempatkan kita pada tempat yg terbaik disisiNya.
Krn syurga hanya diisi oleh org2 yg ikhlas dan sabar☺

🌹 *Closing Statement*
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
*_”Tidak istiqomah imanmu sebelum istiqomah hatimu dan sebelum itu, istiqomah lisanmu dulu. semua saling bertautan!”_*

*_”Kita perlu selalu memohon perlindungan dariNya dan selalu istiqamah pada kebaikan, karena magnitude dosa sungguh sangat kuat dan menggoda.”_*

🦋🌸🦋🌸🦋🌸🦋🌸🦋🌸🦋

Bebas Utang

TIPS : PATAHKAN BELENGGU HUTANG

•• Patahkan belenggu HUTANG ••

“Orang yang hidup dengan banyak masalah adalah orang yang wajar, orang hidup tanpa masalah adalah justru orang yang bermasalah.”

Pernyataan tersebut memang benar, namun tidak sepenuhnya benar. Karena orang hidup dengan terlalu banyak masalah adalah orang yang patut dikasihani. Salah satu permasalahan yang sangat dominan dalam hidup ini adalah masalah keuangan, lebih spesifik lagi adalah masalah hutang. Begitu rumitnya masalah hutang ini, sehingga sampai mati pun kita akan terus dikejar-kejar olehnya.

Hidup di dunia modern nyaris berhimpit dengan utang. Bahkan, untuk sebagian orang, utang menjadi gaya hidup. Orang bisa dikatakan maju jika mampu berutang. Semakin banyak utang, semakin tinggi status sosialnya. Orang kian dimanja dengan utang. Sekaligus ditipu dan dijatuhkan dengan utang. Na’uzdubillah min dzalik!

Seorang mukmin adalah manusia yang tidak tertutup kemungkinan tergiring dalam pola hidup seperti itu. Bisa banyak sebab yang menjadikan utang begitu dekat. Bahkan, menjadi incaran. Mungkin, masalah kemampuan ekonomi sehingga utang menjadi pilihan terakhir.

Masalahnya, mampukah seorang mukmin mengendalikan utang dalam kematangan dirinya. Utang beredar dalam batasan sarana yang hanya sebagai salah satu pilihan. Bukan sebagai tujuan. Jika utang menjadi tujuan, ia akan mengendalikan diri seseorang sehingga terpuruk dalam jurang kehancuran.

Betapa utang punya nilai bahaya yang lebih dahsyat daripada sebuah senjata yang mematikan. Bisa lebih ganas dari hewan buas mana pun. Di antara bahaya yang mengiringi belitan utang pada seseorang adalah:

1. Membuat diri menjadi hina

Harga diri seorang mukmin begitu tinggi. Tak seorang pun yang mampu merendahkannya. Karena, mukmin punya keterikatan dengan Dzat Yang Maha Tinggi dan Agung. Dan, seorang mukmin yang meninggal dunia demi mempertahankan kemuliaan itu, ganjarannya adalah surga.

Namun, kemuliaan itu kadang memudar manakala ada cacat dalam diri seorang mukmin. Di antara cacat itu adalah ketidakberdayaan membayar utang. Saat itu juga, terselip dalam diri seorang mukmin itu perasaan rendah. Bahkan, hina. Bayang-bayang ketidakmampuan itu menjadikan dirinya tak lagi berdaya di hadapan orang lain. Terutama, orang yang memberi utang. Ia tak lagi mampu menangkis marah, celaan, bahkan gugatan hukum sekali pun.

2. Mudah berdusta

Dusta adalah sesuatu yang tak mungkin dilakukan seorang mukmin. Rasulullah saw mengatakanseorang mukmin mungkin saja bermaksiat. Tapi, ia tak mungkin berdusta.

Lain halnya ketika utang sudah mengepung. Mau bayar tak ada uang. Mau menghindar terlanjur janji. Akhirnya, ada satu pilihan aman. Dan pilihan itu adalah berdusta. “Besok, ya!” Atau, “Oh iya. Saya lupa!” Itulah ungkapan-ungkapan yang kerap keluar tanpa lagi terkendali. Suatu saat, ucapan bohong itu menjadi biasa. Dan, orang-orang pun memberikancap pada kita bukan hanya sebagai pengutang.Melainkan, juga sebagai pembohong. Nau’dzubillah!

Pernah para sahabat bertanya kenapa Rasulullahbegitu banyak berdoa agar terhindar dari utang. Beliau saw bersabda, “Sesungguhnya jika seseorang terlilit utang ia akan berbicara lalu berdusta, dan berjanji lalu mengingkari.” (Mutafaq ‘alaih)

3. Memutuskan hubungan silaturahim

Seorang mukmin dengan mukmin lainnya memang seperti satu tubuh. Satu anggota tubuh sakit, yang lain pun ikut sakit. Tapi, ada satu hal yang membuat tubuh itu menjadi cerai berai. Tak ada satu hal yang paling rawan mampu menceraiberaikan keutuhan tubuh itu kecuali masalah uang. Dan di antara masalah uang itu adalah utang.

Tiba-tiba, seorang saudara menjadi asing dengan saudara lainnya disebabkan karena utang. Muncullah sesuatu yang sebelumnya tak mungkin ada. Ada rasa benci, marah, bahkan permusuhan. Terbanglahperasaan simpati, cinta, dan rindu layaknya seorang mukmin dengan saudara seakidahnya. Persaudaraan yang begitu sulit dan lama terbina, bisa terhapus hanya dengan satu masalah: utang.

4. Terjebak tindak kriminal

Pada tingkat tertentu, utang mampu menjerumuskan seorang mukmin pada tindakan yang sama sekali di luar perkiraannya. Sama sekali tak pernah tersirat kalau ia akan tega melakukan tindakan yang lebih buruk. Mungkin, di sinilah setan menuai sukses atas langkah-langkahnya.

Orang yang sudah dikendalikan utang tidak lagi merasa ragu melakukan tindak kriminal. Di antaranya, penipuan dan pencurian. Bayang-bayang hitam tentang utangnya menjadikan pandangan nuraninya menjadi keruh. Bahkan, gelap sama sekali. Tak ada satu tindakan yang lebih mendominasi dirinya kecuali bayar utang, dengan cara apa pun. Atau, tindakan yang tidak kalah parah: lari dari utang dengan cara apa pun.

Pada tingkatan ini, seorang mukmin mengalami kemerosotan kualitas diri yang luar biasa. Kejujurannya hilang, kemuliaannya sebagai mukmin menguap entah kemana, cahaya imannya pun kian redup. Dan, kenikmatan hidup tak lagi terasa. Bumi Allah yang begitu luas terasa sempit dan menyesakkan.

5. Meninggalkan beban kepada ahli waris

Alangkah berat duka anggota keluarga yang ditinggal pergi ayah atau ibu selamanya. Mereka begitu kehilangan seorang yang amat dicintai. Bahkan, seseorang yang menjadi andalan ekonomi keluarga.

Penderitaan pun kian berat manakala mereka tahu kalau almarhum mewariskan utang. Bagi mereka, tidak ada tawar menawar, kecuali membayar utang. Masalahnya, mampukah mereka membayar? Atau, utang menjadi warisan turunan.

6. Tertunda masuk surga

Ternyata, bahaya utang tidak melulu dalam wilayah dunia. Di akhirat pun, para pengutang akan mendapat cela yang tidak mengenakkan. Rasulullahsaw pernah menasihati para sahaba soal ini. Beliau bersabda,

“Demi Tuhan yang jiwaku berada di tanganNya,seandainya seseorang terbunuh di jalan Allah, kemudian hidup lagi dan terbunuh lagi, kemudian hidup lagi dan terbunuh lagi sedangkan ada tanggungan utang padanya maka ia tidak akan masuk surga sampai melunasi utangnya.” (Nasai, Ath-Thabrani, Al-Hakim)

===>>

Tips praktis 8 langkah terbebas dari lilitan hutang:

1. Kalkulasikan Seluruh Hutang. Apakah Anda mengetahui jumlah total hutang Anda sekarang, berapa tingkat bunganya dan berapa lamawaktu yang Anda butuhkan untuk melunasinya? Sebagian besar orang tidak tahu. Kumpulkan semua catatan tagihan bulanan dan buatlah daftar. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan gambaran menyeluruhtentang kewajiban Anda dala membayar hutang.

2. Rem Nafsu Belanja. Untuk melunasi utang, terlebih dahulu Anda perlu tahu, kemana saja larinya uang Anda. Evaluasilah money diary Anda. Mungkin, Anda akan terkejut ketika menyadari bahwa selama ini Anda membelanjakan uang lebih banyak dari yang Anda bayangkan da untuk hal yang tidak perlu. Setelah itu, tulis setiap rupiah yang akan Anda belanjakan bulan depan, sehingga Anda tidak mengulang pola belanja gila-gilaan.

3. Negosiasikan Hutang. Ajukan permohonanpenurunan suku bunga kredit pinjaman kepada pihak bank. Ceritakan kondisi keuangan Anda yang sedang sulit. Setiap bank biasanya memiliki beberapa alternatif cara pembayaran pinjaman, yang bisa Anda pilih sesuai dengan kondisi keuangan Anda. Cermati pola perubahan tingkat suku bunga. Jangan terjebak pada pola pinjaman yang awalnya terlihat ‘indah’, namun ternyata bunganya bakal meningkat di bulan-bulan berikutnya. Jika pihak bank keberatan atas permohonan Anda, pertimbangkan untuk memindahkan kredit ke bank lain yang memiliki suku bunga lebih rendah.

4. Membagi Penghasilan Bulanan. 35%: sewa atau cicilan kredit rumah (termasuk pajak, asuransi dan perawatan); 15%: transportasi (termasuk bensin, asuransi dan cicilan kredit kendaraan); 10%: tabungan harian; 15%: membayar utang lain (termasuk kartu kredit); 25% : hari depan Anda (investasi). Namun demikian, formula persentase ini fleksibel diterapkan sesuai dengan kondisi keuangan masing-masing keluarga.

5. Prioritaskan Pelunasan. Pertama: utang mendesak, yaitu yang bernilai tinggi, berbunga tinggi dan penting untuk aktivitas sehari-hari, misalnya cicilan kredit, rumah atau mobil -yang jika tidak dilunasi mungkin akan disita, sehingga menggangguproduktifitas Anda. Kedua: Hutang yang menyangkutkepentingan keluarga, misalnya pinjaman untuk sekolah anak -yang jika tidak dibayar, mungkin akan membuat anak Anda tercoret dari daftar murid. Ketiga: Hutang kartu kredit. Jika punya lebih dari satu, prioritaskan yang berjumlah dan berbunga tinggi dulu.

6. Cari Uang Lebih Banyak. Kapan terakhir kali Anda mengevaluasi pendapatan dari pekerjaan yang sekarang? jika Anda seorang pengusaha, kapan terakhir kali keuntungan Anda meningkat? Tak ada salahnya menaikkan harga dagangan hingga 10%. Biasanya, hal ini masih bisa diterima pelanggan.untuk menambah uang cair, lihat juga barang-barang milik Anda. Mungkin ada yang berharga untuk dijual. Adakan garage sale di rumah atau bergabunglah dengan kegiatan serupayang terorganisasi. Kalau sukses, tak mustahil Anda pulang mengantongi, uang lebih dari sejuta rupiah.

7. Tempuh Pilihan Tersulit. Jika 6 langkah di atas belum cukup, mungkin sudah waktunya Anda menjual mobil mewah dan menggantinya dengan yang lebih murah (baik harga maupun biaya operasionalnya). Atau, pindah ke rumah yang harga belinya atau sewanya lebih murah. Bahkan, apa boleh buat, mungkin Anda harus memindahkan sekolah anak ke sekolah yang lebih murah.

8. Isi Ulang Kebutuhan. Ketika dana darurat sudah terpenuhi, Anda harus segera mulai berinvestasi. Jika Anda bisa menyisihkan Rp 10.000,- per hari dan anggaplah bunga tetap investasi adalah 8% per tahun. Anda akan punya Rp 57 juta dalam 10 tahun atau 180 juta dalam 20 tahun. Jika investasi ini tidak Anda utak-atik, dalam 30 tahun Anda sudah mengumpulkan setengah milyar rupiah. Sudah terbebas hutang, hidup Anda pun makin mapan. Ini rumusnya: Tahun I: investasi awal + (investasiawal+bunga) = Rp10.000 x 365 hari + (Rp10.000 x 365 x 8%) = Rp3.942.000, Tahun II: Hasil investasi tahun pertama + (hasil investasi tahun pertama + Investasi tahun kedua) x bunga) = Rp3.942.000 + (Rp3.942.000 + (10.000 x 365) x 8%) = Rp 8.199.360.dan seterusnya.

POJOK “PESAN”™ (PEtuah Solusi KeuangAN)

Utang berkepanjangan disebabkan oleh banyak hal dan terjadi karena tidak ditangani dengan bijak. Sebelum Anda terlilit olehnya, kenali berbagai tanda-tanda yang mungkin membawa Anda dalam kesulitan.

Mulailah untuk merubah kebiasaan buruk Anda berkenaan dengan keuangan, khususnya utang. Jalani hidup secara sederhana harus menjadi moto keluarga.

Sesuaikan pembayaran cicilan dengan penghasilan bersih yang Anda dapatkan setiap bulannya. Jangan melebihi dari 30% dari penghasilan bersih. Inilah ukuran umum yang perlu diperhatikan.

Bila Anda terlilit utang berkepanjangan, coba lakukan langkah-langkah manajemen utang.

Saran kami, utamakan membayar utang dengan bunga yang tertinggi terlebih dahulu. Bila dirasa kondisi keuangan sangat sulit, pertimbangkan untuk melikuidasi beberapa aset yang Anda miliki.

10 surat mujarap

10 Surah Yang Mujarab Dari Nabi Muhammad SAW

1. SURAH AL-FATIHAH

Amalkan membaca Surah Al-Fatihah semasa hendak tidur diikuti dengan membaca Surah Al-Ikhlas 3 kali, Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas. Insya’Allah akan aman tenteram dan terjauh daripada gangguan syaitan. Dianjurkan juga membaca surah ini sebanyak 44 kali untuk mengubati sakit mata, perut, gigi dan lain-lainnya dengan izin Allah SWT Untuk mencegah kemarahan Allah, bacalah surah ini sebanyak 17 kali sehari iaitu dengan mengerjakan solat 5 waktu.

2. SURAH YAASIN

Telah bersabda Rasulullah SAW, sesungguhnya bagi setiap sesuatu itu ada hati, dan hati Al-Qur’an ialah Surah Yaasin iaitu jantung Al-Qur’an. Sesiapa yang membaca Surah Yaasin, nescaya dituliskan oleh Allah pahala menyamai sepuluh kali membaca Al-Qur’an seluruhnya. (Hadis riwayat At-Tarmizi dari Anas r.a.) Rasulullah SAW. juga bersabda : Surah Yaasin dinamakan di dalam kitab Taurat dengan sebutan “At-Mu’ammah” (yang umum), yang mengumumkan pembacanya dengan kebaikan dunia dan akhirat, menanggung segala bala baik dari kesusahan di dunia mahu pun akhirat. Pembaca juga akan dilindungi dari setiap keburukan dan kejahatan serta segala hajat dan kemahuan akan Allah kabulkan. Jika dibaca dalam satu malam semata-mata mengharapkan keredaan Allah, nescaya Allah akan mengampunkan dosanya. (Hadis riwayat Malik, Ibnu-Sunni dan Ibnu Hibban). Surah Yaasin ni juga jika diamalkan, akan terselamatlah kita dari kehausan di hari KIAMAT.

3. SURAH AT-DHUHAN

Dibaca sekali pada malam Jumaat agar kita terselamat dari huru hara di Padang Mahsyar.

4. SURAH AL-WAQI’AH

Menurut beberapa hadis Rasulullah SAW., mereka yang mengamalkan membaca Surah Al-Waqi’ah pada tiap-tiap malam, insya’Allah tidak akan merasai kepapaan. Mereka yang membacanya sebagai wirid, insya’Allah akan beroleh kesenangan selama-lamanya. Mereka yang membacanya sebanyak 14 kali setiap lepas solat Asar, insya’Allah akan dikurniakan dengan rezeki yang banyak. Selepas solat Isyak, ambillah segelas air lalu bacalah Surah Al-Fatihah sekali, Ayatul Qursi sekali dan Surah Al-Waqi’ah ayat 35-38 sebanyak 7 kali. Tiup dalam air dan minum. Dalam hati, niat untuk menjaga kecantikan diri dan kebahagiaan rumahtangga kita. Makna Surah Al-Waqi’ah Ayat 35-38 ialah : “Sesungguhnya, Kami telah menciptakan isteri-isteri mereka dengan ciptaan istimewa. Serta Kami jadikan mereka sentiasa dara (yang tidak pernah disentuh), yang tetap mencintai jodohnya serta yang sebaya dengan umurnya.

5. SURAH AL-KHAUTHAR

Sesiapa yang mengamalkan membaca surah ini sebanyak 1,000 kali, maka Allah SWT. akan menghasilkan hajatnya termasuk rezeki dan kenaikan pangkat. Sesiapa yang membaca 1,000 kali juga selepas solat Isyak hingga dia tertidur, insya’Allah dia dapat melihat Rasulullah SAW. dalam tidurnya.

6. SURAH AL-KHAAFIRUUN

Sesiapa yang membaca Surah Al-Khaafiruun, maka bandingannya seperti membaca seperempat Al-Qur’an, disamping terlepas dari syirik, terjauh dari godaan syaitan dan terlepas dari peristiwa yang mengejutkan (Riwayat At-Tarmizi). Sebelum tidur, bacalah surah ini agar kita mati dalam iman serta membersihkan kotoran dalam diri kita.

7. SURAH AL-MULK

Sebuah lagi Surah dari Al-Qur’an iaitu Surah Al-Mulk mempunyai fadilat dan faedah yang amat besar bagi sesiapa yang mengamalkan membacanya. Menurut beberapa hadis Rasulullah SAW , mereka yang mengamalkan membaca akan surah ini, akan mendapat syafaat dan keampunan dosa-dosanya. Mereka yang membacanya pada setiap malam, insya’Allah, akan terselamat dari azab kubur..

8. SURAH AL-IKHLAS

Rasulullah SAW. pernah bersabda kepada isteri kesayangan baginda, Siti Aisyah, antara mafhumnya : “Wahai Aisyah isteri ku, sebelum kamu tidur, khatamlah dulu Al-Qur’an.” Siti Aisyah lalu berkata, “Wahai suami ku, saya tidak mampu khatam Al-Qur’an sebanyak 30 juzuk itu.” Apabila mendengar kata-kata Siti Aisyah tersebut, Rasulullah SAW sambil tersenyum lalu menjawab, “Barangsiapa yang membaca 3 kali sebelum tidur, seolah-olah ia telah khatam Al-Qur’an keseluruhannya. ” Dari Rasulullah SAW .. pernah bersabda kepada Saidina Ali r.a., “Sesiapa hendak pergi musafir, kemudian ketika dia hendak meninggalkan rumahnya, ia membaca surah Al-Ikhlas 11 kali, maka Allah memelihara rumahnya sampai ia kembali. Ibnu Said Al-Khanafi menerangkan : “Surah ini dinamakan Surah Al-Ikhlas, artinya bersih atau lepas. Maka barang siapa yang membacanya dan mengamalkannya dengan hati yang ikhlas, maka ia akan dilepaskan kesusahan duniawi, dimudahkan di dalam gelombang sakratulmaut, dihindarkan dari kegelapan kubur dan kengerian hari kiamat.”

9. SURAH AL-FALAQ

Siti Aisyah menerangkan : “Bahawa Rasulullah SAW pada setiap malam apabila hendak tidur, Baginda membaca Surah Al-Ikhlas, Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas lalu ditiupkan pada kedua telapak tangan, kemudian disapukan keseluruh tubuh dan kepala. Barang siapa terkena penyakit kerana perbuatan syaitan atau manusia, hendaklah membaca Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas sebanyak 41 kali selama 3 hari, 5 hari atau 7 hari berturut-turut. Barang siapa yang takut akan godaan syaitan dan manusia, takut dalam kegelapan malam atau takut dengan kejahatan manusia, bacalah Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas sebanyak 100 kali.

10. SURAH AN-NAS

Surah An-Nas adalah surah yang terakhir (ke-114) dalam Al-Qur’an. Nama An-Nas diambil dari kata An-Nas yang berulang kali disebut dalam surah ini yang bermaksud manusia. Surah ini termasuk dalam golongan surah makkiyah. Isi surah ini adalah bagi menganjurkan manusia memohon perlindungan kepada Allah dari godaan syaitan baik yang berasal dari golongan manusia mahu pun jin. Surah An-Nas ini juga adalah penerang hati
Salam Ukhuwah..~

*repost*