Muhammad saw 3 sang dermawan

MUHAMMAD SAW, SEORANG YANG DERMAWAN.

Beliau adalah makhluk Allah yang paling mulia dan manusia yang paling dermawan. Telapaknya bagaikan mendung yang mengundang banyak kebaikan dan tangannya bak hujan yang deras menurunkan kemurahannya. Bahkan dalam hal kemurahan, beliau lebih cepat melakukannya daripada angin yang bertiup. Beliau nggak pernah kenal kata “tidak”, kecuali hanya dalam tasyahhud shalatnya.

 

“Dia sama sekali tidak pernah berkata “tidak” kecuali dalam tasyahhudnya. Sekiranya tidak ada tasyahhud, pastilah kata “tidak” nya akan menjadi kata “ya” nya.”

 

Beliau memberikan kemurahannya bagaikan orang yang tidak pernah takut kemiskinan. Nah, gimana dengan kita? Padahal, Allah kan sudah berjanji, siapa yang memberi satu kebaikan, maka akan dibalas minimal sepuluh kebaikan, bahkan bisa lebih sampai 700 kali lipat atau bahkan tak terhingga.

 

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (balasan) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Baqarah, Ayat 261)

 

Ayat diatas, secara jelas Allah menyebut perhitungan matematis saat seseorang mengeluarkan hartanya untuk sedekah. Jika menurut perhitungan matematis itu berarti sedekah kita akan dibalas hingga 700 kali lipat! ibarat investasi, sedekah adalah investasi terbaik sepanjang masa.

 Rasulullah Muhammad shollallohu alaiihi wasallam, beliau diutus dengan membawa akhlak-akhlak yang mulia. Beliau adalah penghulu orang-orang yang dermawan secara mutlak. beliau memberi ternak kambing yang memenuhi lembah diantara kedua buah bukit dan memberi setiap pemimpin kabilah Arab sebanyak seratus ekor unta. Suatu ketika, pernah ada orang Arab badui meminta baju yang dikenakannya, beliau segera menanggalkan bajunya dan memberikannya kepada si peminta. SubhanAllah… Beliau tidak pernah menolak orang yang meminta suatu keperluan. Semua orang telah merasakan kebaikannya. Makanannya diberikan dan pemberiannya terus mengucur, dadanya sangat lapang, akhlaknya mudah, dan wajahnya senantiasa tersenyum.

 

Beliau tetap berinfaq walaupun tidak punya dan tetap memberi meskipun fakir. Beliau menghimpun semua ghanimah, kemudian membagi-bagikannya saat itu juga tanpa mengambil barang sesuatu pun darinya. Hidangannya selalu terbuka bagi setiap orang yang datang dan rumahnya menjadi kiblat bagi setiap delegasi. Beliau menerima tam membelanjakan harta, dan memberi makan kepada orang yang lapar dari makanannya, lebih mengutamakan orang yang perlu dengan uluran tangannya, memberi kerabat yang dekat dengan apa yang dimilikinya, menyantuni orang yang dihimpit oleh keperluan dengan apa yang dimilikinya, dan mendahulukan orang yang mengembara daripada dirinya sendiri.

 

Demikian itu karena beliau shollallohu ‘alaihi wasallam memberi seperti orang yang tidak menginginkan imbalah selain dari Allah semata dan beliau sangat pemurah seperti pemurahnya orang yang menyepelekan diri dan hartanya. Semua yang dimilikinya disediakan untuk jalan Allah Tuhannya.

 

Yuk, kita sama-sama belajar dan berusaha sebisa mungkin untuk meneladani kedermawanan Rasulullah Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam.

 

Ingat hadits ini yaa..

“Setiap orang (pada hari kiamat) akan berada dalam naungan sedekahnya sampai diputuskan semua perkara diantara manusia.”  (Hadits diketengahkan oleh Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban dalam kitab shahih masing-masing)

Hadits lain oleh Imam Muslim, melalui Abu Hurairah r.a. disebutkan bahwa Nabi saw pernah bersabda: “Tiada suatu sedekah pun yang dapat mengurangi harta.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s