Cara visualisasi copas wikihow

Cara Visualisasi

Visualisasi adalah teknik yang digunakan oleh para pemenang dalam karier dan hidupnya. Apabila Anda menginginkan sesuatu berhasil, Anda harus menggunakan imajinasi Anda bekerja. Lihat hasil yang Anda inginkan, mainkan pertandingan yang Anda mainkan di dalam pikiran Anda atau bayangkan diri Anda menerima ijazah kuliah Anda. Batasnya adalah pikiran Anda sendiri.

Bagian 1 dari 3: 
Memvisualisasikan Sasaran dan  Anda

1

Visualisasikan kegiatan, acara, atau hasil yang Anda inginkan.Pikirkan ” apa yang Anda lihat adalah apa yang Anda dapatkan” dan bersiaplah untuk dipandu oleh kreativitas dan kekuatan pikiran Anda. Tutup mata Anda dan bayangkan. Hal itu adalah satu-satunya yang ada di dunia saat ini. Sisanya hanyalah kegelapan.Anggap saja Anda ingin membayangkan diri Anda mendapatkan kenaikan jabatan. Bayangkan ruang kantor baru Anda dengan nama Anda tertulis dengan tinta emas di pintu ruangan Anda. Bayangkan kursi putar hitam di balik meja besar dari kayu mahoni. Bayangkan lukisan reproduksi karya Renoir di antara ijazah-ijazah Anda di dinding. Setelah Anda membayangkan hal-hal yang besar, lanjut ke yang lebih kecil. Lihat ke bawah pada debu di sudut ruangan. Ampas kopi di gelas Anda. Cahaya matahari yang mengintip dari jendela mengenai karpet ruangan Anda.

2

Perbaiki pola pikir Anda. Tidak ada satupun yang akan berubah membaik apabila Anda merasa kesal terhadap diri Anda sendiri dan terhadap kesempatan-kesempatan dalam hidup Anda. Pola pikir yang positif akan memperbaiki kesialan. Mengubah gelas yang setengah kosong menjadi setengah isi; hari yang hujan menjadi cerah. Rengkuh kesempatan untuk berubah dan melangkah maju. Anda sedang memulai perubahan tersebut!Visualisasi itu seperti hipnotis: apabila Anda tidak yakin, tidak akan berhasil. Berpikir positif adalah langkah pertama untuk memastikan visualisasi ini efektif. Ini adalah langkah pertama untuk membuat mimpi menjadi bagian dari kehidupan nyata.

3

Pindahkan imajinasi Anda ke dalam dunia nyata. Setelah Anda menghabiskan waktu sesaat, sehari, sebulan atau bahkan bertahun-tahun memvisualisasikan sasaran Anda, beralihlah ke tahap fokus. Tepat sebelum Anda melakukan aktivitas, tugas, atau acara yang akan mencapai suatu hasil atau jalan menuju sasaran Anda, fokuskan dengan jelas gambar aksi yang akan Anda lakukan. Bahkan apabila itu hal yang abstrak seperti “mendapatkan uang lebih” dan cara tersebut dapat dilakukan setiap hari, bisa digunakan sebelum berangkat kerja atau datang ke suatu kesempatan bisnis.Misalnya, apabila Anda mencoba untuk memukul bola, bayangkan Anda sedang memukul dengan jelas, tiap ayunan, pada ketinggian dan kecepatan yang tepat. Lihat bolanya dipukul oleh pemukul di tangan Anda, terbang ke udara dan mendarat di tempat yang ditentukan. Tambahkan seluruh rasa dari pengalaman tersebut — mendengarkan suara bolanya datang, mendengarkan dan merasakan hentakan ketika bola dipukul, mencium bau rumput. Kemudian lakukan secara langsung!

4

Ingatkan diri Anda sendiri pentingnya untuk melakukannya dengan perlahan. Visualisasi hanya akan berhasil apabila Anda tenang, nyaman, dan bersedia untuk memberi diri Anda sendiri waktu untuk fokus dengan damai, bebas dari kekhawatiran. Visualisasi adalah teknik yang sangat dekat dengan meditasi, hanya lebih aktif atau sengaja, dan jelas. Dalam visualisasi Anda didorong untuk berpikir secara aktif tentang kemungkinan namun seperti dalam meditasi Anda harus menyingkirkan hal-hal di luar mimpi dan sasaran Anda dan hanya fokus pada mimpi dan sasaran tersebut. Jadi apapun yang Anda bayangkan dengan sengaja, rileks. Tetap tenang. Jangan terburu-buru.Apabila bisa, buat diri Anda nyaman. Mengurangi atau menjauhkan hal-hal yang bisa mengganggu (telepon genggam, TV, kipas angin, celana yang terlalu sempit) akan membuat proses visualisasi lebih mudah dijalani. Anda akan lebih rileks juga, ketika berada jauh dari kebisingan.

5

Visualisasi ciri-ciri pribadi diperlukan untuk membayangkan menjadi seseorang.Tidak cukup apabila Anda hanya ingin menjadi presiden. Anda perlu memikirkan kualitas diri yang mendorong Anda mencapainya. Visualisasikan tidak hanya tentang kepresidenan namun juga kemampuan berkomunikasi secara terbuka, sikap meyakinkan, senyum, berbagi, mendengarkan, berdiskusi, menangkis kritik dengan keahlian dan kehormatan, dan sebagainya. Pastinya ada beberapa keahlian yang harus Anda latih atau capai, tetapi lagi-lagi, gunakan visualisasi untuk fokus pada keahlian-keahlian yang berbeda untuk membuatnya secara normal.Apabila Anda memvisualisasikan mendapatkan sesuatu atau mengerjakan sesuatu, bayangkan bagaimana Anda mencapainya. Apabila Anda ingin menjadi presiden, bayangkan karier politik. Bayangkan kampanye Anda. Bayangkan menghadiri penggalangan dana dan pertemuan politik penting. Bayangkan lampu merah di kamera saat Anda tampil di acara debat pertama Anda. Bagaimana cara Anda menguasai keadaan dalam visualisasi ini?

6

Gunakan kalimat penegasan.Gambar atau foto adalah alat yang bagus, namun kata-kata juga bisa digunakan. Apabila Anda melihat diri Anda sendiri lebih langsing dan segar, bersantai mengenakan celana jeans yang Anda impikan, katakan pada diri Anda sendiri, “Saya memiliki tubuh yang saya inginkan. Saya lebih ringan beberapa kg dan rasanya senang sekali.” Apabila Anda memukul bola bisbol, katakan pada diri Anda sendiri “Saya lihat bolanya. Saya pukul bolanya hingga keluar taman.”Anda bisa mengulang-ngulang ucapan terhadap diri Anda sendiri sesering yang diperlukan. Pastikan Anda percaya! Apabila Anda merasa konyol Anda tidak bisa mendapatkan hasil yang Anda inginkan. Melihat adalah mempercayai — Seeing is believing, ingat kan?

Iklan

SuntingBagian 2 dari 3: 
Sempurnakan Teknik Visualisasi Anda

1

Pikirkan dalam jangka panjang.Siapapun yang ingin perubahan terjadi dalam semalam akan kecewa. Bahkan bila Anda mendapatkan harta karun di pagi hari, Anda akan tidak puas dengan hidup Anda 6 bulan ke depan seperti yang Anda rasakan terhadap hidup Anda saat ini, kecuali Anda melihat ke dalam diri Anda sendiri, apa yang membuat Anda kurang bahagia saat ini. Sebaliknya buatlah rencana untuk mewujudkan harapan dan mimpi Anda dalam jangka panjang. Visualisasikan tempat Anda berada dalam 5, 10, 15 tahun ke depan dan pencapaian seperti apa yang Anda inginkan. Bagaimana situasi Anda berbeda dan bagaimana “Anda” sendiri akan berbeda dibanding saat ini?Tetapi jangan hanya sekedar membuat foto Anda berada dalam Porsche dikelilingi rumah besar, koleksi berlian luar biasa dan teman-teman penjjilat. Hal-hal tersebut palsu, dan dalam jangka panjang akan terbukti tidak sehat dan tidak memuaskan. Sebaliknya, visualisasikan apa yang ingin Anda capai sebagai manusia dan warisan apa yang akan Anda tinggalkan bagi komunitas Anda dan dunia. Berpikirlah lebih dalam.

2

Berpikir secara afirmatif. Dalam visualisasi, hipnotis ataupun berpikir positif, Anda harus berpikir secara afirmatif, Anda harus melakukan penegasan. Apakah Anda tahu, memikirkan sesuatu seperti “tidak miskin” sebenarnya tidak menghasilkan apa-apa? Sebaliknya daripada tidak menginginkan sesuatu atau tidak menjadi sesuatu atau tidak memiliki sesuatu, fokus pada apa yang Anda inginkan, Anda ingin menjadi seperti apa, atau yang Anda miliki. Saya ingin memiliki keuangan yang stabil. Saya cantik. Saya memiliki kekuatan untuk melangkah. Dan seterusnya, Anda tahu seperti apa.Berpikir secara sengaja dan memikirkan tentang saat ini. Apabila Anda memvisualisasikan diri Anda sendiri tidak merokok, jangan katakan, “Saya akan coba berhenti merokok.” Itu tidak ada gunanya. Berpikir seperti ini “Rokok adalah menjijikkan. Saya tidak menginginkannya. Rokok tidak akan menolong saya.” Hal yang seperti itu di sini saat ini. Pernyataan seperti itu lebih kuat.

3

Realistis. Apabila Anda seorang petinju dan Anda hanya mencoba memvisualisasikan pertandingan Anda selanjutnya dan Anda menguasai pertandingan, itu tidak akan berhasil dengan membayangkan diri Anda sendiri sebagai Muhammad Ali. Anda hanya akan berakhir di dalam ring tinju tanpa mencapai standar yang Anda buat sendiri. Anda akan merasa frustasi dan lelah terhadap diri Anda sendiri. Dan bisa jadi kemudian Anda berhenti berusaha. Jangan! Hal itu berlawan dengan apa yang kita inginkan terjadi.Sebaliknya, bayangkan Anda meninju dengan permainan Anda yang terbaik. Bayangkan lawan Anda sebagai sansak tinju di tempat latihan Anda yang Anda tinju tiap hari. Bayangkan pelatih Anda teriak kesenangan karena Anda menampilkan pertandingan terbaik dalam karier Anda. Hal ini bisa terjadi. Dan tidak ada alasan hal tersebut untuk tidak terjadi.

4

Atasi rasa takut Anda. Pada awalnya, memvisualisasikan sesuatu mungkin terasa seperti berlebihan. Rasanya aneh, rasanya asing, dan bahkan rasanya agak mengerikan. Anda “harus” melawan perasaan tersebut hingga berlalu! Perasaan itu akan berlalu. Di awal tentunya normal saja untuk merasa tidak nyaman merasa ditelan dunia mimpi, namun ini hanya suatu fase. Apabila rasanya tidak aneh malah bisa jadi Anda melakukannya dengan tidak benar.Hal ini hanya bisa ditangani dengan terus berlatih. Tidak ada kunci lain selain waktu. Seperti melakukan hal baru lainnya, akan terjadi kurva pembelajaran. Yang rasanya terjal apabila Anda tidak berkomitmen melakukannya. Lepaskan diri Anda sendiri dan hal tersebut akan hilang sendiri! Hanya diri Anda sendirilah yang bisa menjadi penghalang suatu visualisasi untuk berhasil.

5

Menjadi sang bintang. Dalam visualisasi Anda sendiri, Anda bukanlah penonton. Ini adalah panggung Anda, dan ini waktunya Anda bersinar. Jadilah sang bintang! Biarkan diri Anda dalam sorotan! Tempatkan diri Anda dalam kemenangan yang pantas Anda dapatkan. Jangan bayangkan seperti sebuah film — visualisasi Anda harus berupa perspektif Anda sendiri.Inilah yang dimaksud dengan visualisasi penuh. Berupa realitas yang Anda lihat dengan mata Anda sendiri. Bukan seperti mengalami pengalaman dimana Anda keluar dari tubuh Anda sendiri; Inilah masa depan. Inilah kehidupan sesungguhnya. Ini semua tentang Anda sendiri.

Iklan

SuntingBagian 3 dari 3: 
Menggunakan Latihan Visualisasi

1

Ambil selembar foto, lihat selama satu menit, kemudian simpan foto tersebut dan tutup mata Anda dan bayangkan. Pikirkan warnanya, objeknya dan detilnya. Seberapa akurat Anda bisa menciptakannya kembali di mata dalam pikiran Anda? Apabila ada bagian yang Anda lupa, lihat lagi sebentar fotonya, kemudian simpan kembali.Lakukan dengan gambar yang lain hingga Anda sangat baik melakukannya. Hingga Anda melatih mata Anda menjadi secara otomatis mengamati dan semenit rasanya terlalu lama. Kita sering mematikan otak kita dan tidak sadar bahwa kita bisa sebenarnya bisa menghidupkannya kembali!

2

Untuk latihan kedua. Ambil benda 3 dimensi. Misalnya sebuah buku bersampul tebal. Yang Anda miliki di rak buku Anda. Sekarang, bayangkan mukanya, belakangnya, sampingnya, terbuka, tertutup, sampulnya, halamannya, dan semuanya. Bayangkan seperti apa bila buku tersebut tertutup bayangan sebuah pohon; bayangkan seperti apa di malam hari. Bayangkan rasanya dan baunya. Dan bahkan mungkin rasanya!Gagasannya adalah Anda bisa memindah-mindahkannya dalam pikiran Anda sendiri. Hal ini bisa jadi cukup sulit; terkadang otak kita seperti bekerja secara 2 dimensi; yang jauh lebih mudah. Jadi putar ke atas dan ke bawah, ke depan dan ke belakang, buka dan tutup. Pikirkan beratnya saat berputar. Pikirkan bagaimana halamannya bergerak saat berputar. Pikirkan seperti benda yang nyata.

3

Untuk latihan ketiga, lihatlah benda tersebut di dunia nyata.Tetap buka mata Anda. Ambil buku tersebut dan bayangkan buku tersebut di meja anda. Bayangkan bayangannya di tatakan gelas anda. Mendekat padanya. Taruh tangan Anda di atasnya. Bagaimana rasanya? Bagaimana beda rasa lekukan tulang buku dibanding sampulnya? Bagaimana rasa tepi halamannya dibanding bagian depannya? Dekatkan hidung Anda. Bagaimana?Angkat bukunya! Lempar-lempar. Apa rasanya menyeimbangkannya? Atau bahkan, bagaimana proses berpikir Anda? Apakah Anda benar-benar merasakannya atau hanya membayangkannya? Sejelas apa rasanya?

4

Untuk latihan keempat, bayangkan diri Anda di lokasi yang eksotis. Sekarang kita membayangkan lebih dari sekedar sebuah benda (bisa dilihat bagaimana kita latihan kita terus meningkat) Bayangkan sebuah lingkungan yang belum pernah Anda datangi sebelumnya. Rasakan semua sensasi selengkap mungkin.Mari kita ambil contoh sebuah pantai: pikirkan tentang semuanya dari garam yang diterbangkan angin hingga kibasan daun kelapa saat bergesekan ditiup angin. Pikirkan panasnya matahari dan sinarnya yang membuat pasir bersinar seperti berlian. Dapatkan gambaran selengkap mungkin.

5

Untuk latihan terakhir, bayangkan diri Anda berinteraksi dengan lingkungan.Bawa lingkungan yang sama tersebut dan tempatkan “diri Anda sendiri” di dalamnya. Rasakan pasir di antara jari-jari kaki anda. Rasakan matahari menghangatkan kulit Anda. Rasakan air sedingin es saat Anda menyelupkan kaki Anda ke dalamnya dan ombak yang mendorong air itu pergi. Rasakan pasir basah yang tenggelam di bawah berat tubuh Anda. Angin yang memainkan rambut anda. Duduk. Bermain. Rileks. Tidurlah. Biarkan suara pasang surut dan aliran laut membuai Anda tertidur. Biarkan burung-burung camar laut menemani Anda. Anda masih di sana?Ini adalah visualisasi terakhir — ketika Anda bisa menggambarkan seluruh lingkungan dan diri Anda sendiri di dalamnya, Anda sudah menjadi “ahli” visualisasi. Sekarang ciptakan dengan bebas dunia yang ingin Anda taklukan — dunia sosial, fisik, mental, mungkin? Pikiran Anda adalah tempat bermain Anda. Pergilah ke sana!

6

Dan apabila bisa membantu, tulis semuanya. Kita semua memiliki keahlian dan watak yang berbeda. Apabila Anda tipe orang yang bisa hidup melalui kata-kata, tulislah. Saat sensasinya datang pada Anda, tulislah. Anda kemudian bisa mengabadikannya, dan menjalaninya lagi dan lagi dan lagi. Anda bisa menggunakannya sebagai sumber motivasi Anda dan Anda bisa memanggil kembali imajinasi tersebut dengan mudah.Ketika Anda kembali untuk membacanya, gunakan untuk memasuki visualisasi Anda. Tutup mata Anda, kembali gunakan afirmasi dan kembangkan. Tiap kali, bawa lebih jauh lagi. Pergi dari pantai ke laut, tubuh Anda terendam dalam air. Kembangkan dunia Anda. Semakin besar dunia Anda, semakin memuaskan rasanya.

Iklan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s