Tkw menjadi miliader 4

Persiapan Pulang kampung…

Alhamdulillah
Duh senangnya menikmati impian, menjalaninya begitu ringan mengalir tanpa beban.
Sangat indah, sangat menyenangkan.

Bos menyetujui aku pulang kampung, meski agak berat, apalagi dadakan.
Tapi mau bagaimana lagi, aku sangat menginginkan ini, ingin pulang, tidur di rumah sepanjang hari, lalu menikah. Alhamdulillah.
Untungnya Mam gak kerja dan anak-anak udah besar, jadi mereka pasti bisa tanpa pembantu.
Aku menawarkan untuk cuti dan mengajari pembantu baru tapi Sir berbaik hati bilang gak perlu gak apa-apa, setelah kubilang aku ingin bulan madu ke Hongkong setelah menikah. Karena sekalian mengembalikan hutang ke temanku yang masih bekerja disana.

Dan waktu berjalan begitu cepat, aku sudah melakukan persiapan sebenarnya jauh sebelum jackpot datang, karena aku berpikir,  begitu jackpot,  tinggal masukin barang ke koper aja.
Dan aku mengincar koper Mam, dan tentu saja Mam yang super baik hati memberikan kopernya untuk ku pakai.

Pakai celana, kaos hitam dan rompi, sepatu cat. Nenteng koper masuk bagasi, dan tas kecil hand carry. Simple fashion. Dan aku siap pulang…

Siap menyambut Indonesia, membayangkan dah sampai dibandara Juanda dijemput calon suami. Oh, alangkah senang dan romantisnya.
Aku sengaja tidak memberi tahu keluargaku, aku ingin buat kejutan untuk mereka. Hehe….karena selama ini kepulanganku selalu menjadi kejutan.
Bedanya, dulu aku selalu pulang dengan kejutan cerita kegagalan.
Tapi kali ini aku pulang dengan keberhasilan, meski tidak finish kontrak.
Mereka pasti menduga aku gagal lagi,hmmm… Itu menyenangkan, lalu tiba-tiba, aku datang dengan pacar langsung lamaran, hahaha.
Surprize….!!

Akhirnya harinya pun tiba, aku sengaja minta pulang hari minggu, bertepatan Sir tidak kerja, penerbangan jam 11 siang. Jadi yayank bisa berangkat pagi dari Magetan, dan bisa nyampe Tulungagung gak terlalu malam.
Aku diantar Sir dan Mam yang baik hati juga anak-anak, karena sekalian mereka pergi buat makan siang di Changi.

Hati rasanya sudah tidak sabaran, terimakasih Sir dan Mam, Lee family, telah menjagaku selama disini dengan sangat baik. Terimakasih Singapore, memberiku kesempatan bekerja untuk yang kedua kali bahkan memberi kejutan jackpot toto ini, hingga kini aku menjadi miliader.

Segala puji bagi Allah, sudah mengatur semua ini… Keindahan, keajaiban ini sungguh sempurna.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s