>Kuasai PERMAINAN BATIN, Jika Mau SUKSES

Sabda Shakti

>

Anda pasti sudah sering mendengar hal ini, bahwa Titik Awal Sukses dan Kebahagiaan adalah saat Anda memegang kendali atas hidup Anda! Yaa, Anda memang bertanggung jawab sepenuhnya atas kehidupan Anda sendiri. Anda bertanggung jawab 100% pada diri Anda! Semakin Anda merasa mengendalikan setiap bagian hidup Anda, maka Anda menjadi semakin positif dan optimis. Semakin Anda menjadi positif dan optimis, maka Anda semakin mengaktifkan semua hukum dan prinsip mental dalam hidup Anda (yaitu apa yang Anda pikirkan dengan segenap perasaan emosi dan keyakinan penuh, pasti akan menjadi nyata), dan semakin banyak keberuntungan hidup yang akan Anda alami.

Prinsip Pengendalian adalah faktor keberuntungan yang vital bagi kehidupan Anda. Prinsip ini berdasarkan penelitian psikologi bertahun-tahun, yang mengatakan bahwa Anda merasa positif tentang diri Anda sampai pada tingkatan dimana Anda merasa mengendalikan kehidupan Anda sendiri; Anda merasa negatif tentang diri sendiri sampai pada tingkatan dimana Anda merasa tidak mengendalikan atau Anda…

View original post 574 more words

Advertisements

Penyebab bangkrutnya bisnis

« Mengatasi Berbagai HALANGAN Dalam Berbisnis

Harus SAKTI dulu, jika Mau SUKSES »

Beberapa PENYEBAB Bangkrutnya BISNIS

oleh Wuryanano ⋅ 19 September 2007 ⋅ Beri Komentar

 (78 votes, average: 4.99 out of 5)

Beberapa rekan Entrepreneur kirim sms, telepon, dan e-mail ke saya, berkaitan berbagai permasalahan bisnis, yang pada akhirnya membuat mereka menjadi bangkrut, terpuruk hidupnya, hampir bercerai dengan istrinya, stres, depresi, dan masih banyak lagi hal negatif terjadi pada dirinya. (Maaf, saya tidak bermaksud memberitakan hal negatif). Hal tersebut lebih disebabkan oleh kebangkrutan dalam bisnis, dan sebagian ada yang kapok memulai bisnis kembali, dan mencoba melamar kerja kembali. MasyaAllah.

Ada beberapa hal (menurut saya lho) bahwa seorang Entrepreneur, bisa jatuh terpuruk bisnisnya, rugi, bahkan pailit atau bangkrut, yaitu bisa disebabkan oleh:

1. Terlalu ambisius, sehingga action bisnisnya tanpa perhitungan sama sekali. Modal nekad doang. Yang penting jalan dulu. Akhirnya ya benar-benar jalan merosot terus ke bawah.

2. Terlalu banyak pakai duit orang lain…atau terlalu BODOL (Berani Optimis Pakai Duit Orang Lain). Sehingga berakibat lupa diri, bahwa itu duitnya orang lain yang harus dikembalikan juga…bukan duitnya sendiri. Nah, karena lupa diri ini, maka cara pakai duitnya juga bisa saja sembarangan, gak pakai perhitungan untung rugi bisnis. Asal pakai saja. Urusan? … menyusul belakangan.

3. Merasa terlalu “motivated & populer”, sehingga sampai “over self confidence”. Seseorang jika sudah terlalu “over self confidence” …biasanya juga “over expectation”, berlebihan dalam harapan mencapai sasaran-sasaran bisnisnya. Dia berpikir, karena sudah punya kepercayaan diri tinggi dan sudah populer, maka bisnisnya pasti lancar jalannya. Ini juga bisa menyebabkan berpikir “menggampangkan” relasi bisnisnya. Akibatnya bisa dijauhi, bahkan ditinggal relasinya, karena sering tidak sepaham. Kalau sudah begini ya gak bisa maju bisnisnya doong.

4. Tidak mau & tidak cepat belajar tentang kondisi dari lingkungan bisnisnya. Sering mengabaikan “bisikan hati nurani”, sehingga kepekaan intuisi bisnisnya tidak terasah.

5. Sangat gampang terpengaruh lingkungan sekitarnya. Sehingga menjadi mudah terseret seperti model lingkungannya. Menjadi lupa untuk mem-filter segalanya.

6. Terlalu menjaga gengsi pribadi. Sehingga sangat ingin orang lain tahu, bahwa dia sudah sangat sukses. Ini berakibat memilki sifat konsumtif banget. Sungguh berbahaya, karena ada keinginan yang kuat untuk pamer hal-hal bersifat fisik, sebelum waktunya.

7. Kurang memiliki rasa empati bisnis. Ini terkait dengan BODOL tadi. Jadi asal “gasruk” saja…asal “sikat” dulu. Tidak mau merasakan dan mencermati lebih dulu, bagaimana sebenarnya bisnis yang mau dijalankan tersebut.

8. Terlalu mengedepankan / mengutamakan kepentingannya sendiri lebih dulu. Lebih banyak berpikir untuk meraih keuntungan pribadi dulu. Sering mengabaikan kebutuhan relasi bisnis. Padahal bisnis itu harus seimbang, kepentingan orang lain juga harus diperhatikan.

9. Tidak terbuka terhadap relasi bisnis, selalu ada yang disembunyikan. Bisa dibilang juga, kurang jujur mengungkapkan bagaimana bisnis sebenarnya. Kejujuran itu modal utama bisnis. Jujur adalah mata uang yang berlaku dimana pun.

10. Kurang sekali memberi dan melayani orang lain.Atau bahasa singkatnya: kurang bersedekah. Nah, kalau sudah seperti ini, biasanya juga kurang perhatian kepada konsumen/customer nya. Tidak bijak melayani dan merawat konsumen. Padahal ini sangat penting untuk loyalitas konsumen kita. Sebenarnya, pada kondisi apa pun kita ini, banyaklah beramal-sedekah. Bantulah orang lain sebanyak mungkin, apalagi konsumen kita. Ini sering dilupakan.

11. Kurang ikhlas menjalani kehidupannya.Kebanyakan lebih sering berpura-pura ikhlas, bukan ikhlas yang sesungguhnya. Ini bisa berbahaya bagi dirinya…khususnya mental dan imannya.

12. Kurang pandai bersyukur. Apa pun yang terjadi sebenarnya selalu patut untuk disyukuri. Bersyukurlah di saat kaya, sebelum miskin. Di saat sehat sebelum sakit. Jika pandai bersyukur, niscaya InsyaAllah selalu dibantu Allah dalam menangani kehidupannya….karena orang yang pandai bersyukur pastilah selalu ingat Allah SWT di dalam setiap langkahnya.

Semoga uraian sederhana saya di atas tersebut, bisa memberikan tambahan wawasan buat rekan Entrepreneur…agar senantiasa berhati-hati dan waspada terhadap “jebakan-jebakan” seperti di atas; yang pada dasarnya lebih disebabkan oleh diri kita sendiri.

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Twitter: @Wuryanano

Owner SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College

Kuasai permainan batin

Menu

Sabda Shakti

Daya Shakti Getar Alam

>Kuasai PERMAINAN BATIN, Jika Mau SUKSES

>

Anda pasti sudah sering mendengar hal ini, bahwa Titik Awal Sukses dan Kebahagiaan adalah saat Anda memegang kendali atas hidup Anda!Yaa, Anda memang bertanggung jawab sepenuhnya atas kehidupan Anda sendiri. Anda bertanggung jawab 100% pada diri Anda! Semakin Anda merasa mengendalikan setiap bagian hidup Anda, maka Anda menjadi semakin positif dan optimis. Semakin Anda menjadi positif dan optimis, maka Anda semakin mengaktifkan semua hukum dan prinsip mental dalam hidup Anda (yaitu apa yang Anda pikirkan dengan segenap perasaan emosi dan keyakinan penuh, pasti akan menjadi nyata), dan semakin banyak keberuntungan hidup yang akan Anda alami.

Prinsip Pengendalian adalah faktor keberuntungan yang vital bagi kehidupan Anda. Prinsip ini berdasarkan penelitian psikologi bertahun-tahun, yang mengatakan bahwa Anda merasa positif tentang diri Anda sampai pada tingkatan dimana Anda merasa mengendalikan kehidupan Anda sendiri; Anda merasa negatif tentang diri sendiri sampai pada tingkatan dimana Anda merasa tidak mengendalikan atau Anda dikendalikan oleh kekuatan eksternal atau orang lain.

So… semakin Anda merasa bahwa Anda bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada diri Anda, maka semakin besar kekuatan pribadi yang Anda rasakan, dan Anda menjadi semakin bahagia, semakin positif, energik, dan penuh dengan sasaran tujuan hidup Anda. Anda menjadi tuan rumah atas takdir Anda sendiri.

Namun jika Anda merasa bahwa hidup Anda dikendalikan oleh faktor eksternal seperti Bos Anda, hutang-piutang, kesehatan, persahabatan, pendidikan dan semacamnya, maka Anda akan merasa lepas kendali, merasa cemas, marah, dan faktor negatif lainnya. Pada gilrannya, Anda akan menyerang dan menyalahkan orang lain untuk masalah Anda. Anda bisa menyalahkan orang-orang sukses dan iri dengan siapa pun yang lebih baik dari Anda.

Oleh karena itu, ingatlah selalu bahwa Titik Awal Sukses dan Kebahagiaan adalah saat Anda memegang kendali atas hidup Anda! Mulailah dari yang paling mendasar, yaitu nilai-nilai dan keyakinan Anda yang paling dalam untuk merancang sasaran tujuan hidup Anda. Mulailah dari dalam dan semakin bergerak keluar.

Apa saja nilai-nilai Anda? Apa yang Anda yakini? Apa yang Anda pegang teguh? Dan, apa yang tidak Anda pegang teguh? Apakah Anda memercayai nilai-nilai cinta, kepedulian, belas kasihan, kemurahan hati, ketulusan, kejujuran dan kebenaran? Apakah Anda memercayai nilai-nilai keunggulan pribadi, kreativitas, ekspresi diri, disiplin diri, pengembangan diri, persahabatan, maupun nilai-nilai integritas dan kesuksesan? Nah, kemampuan Anda menanyakan dan sekaligus menjawab pertanyaan itu untuk diri sendiri adalah titik awal pencapaian maksimal pribadi Anda. Jawaban Anda itu akan membuka potensi diri Anda, dan bisa menentukan secara tepat, apa sesungguhnya yang Anda inginkan dalam kehidupan ini.

Inilah yang saya maksud dengan “permainan batin”, yang harus Anda kuasai untuk meraih sukses Anda. Permainan Batin, karena semua itu dimulai dari dalam diri Anda lebih dulu, yang saya rasa cocok jika saya sebut itu sebagai “dimulai dari batin” Anda, harusnya itu bisa Anda anggap sebagai sebuah permainan yang sangat menyenangkan, yang bisa membuat Anda merasakan semangat untuk memenangkannya, bukan malah memberikan Anda sebuah beban yang berat. Segala bentuk permainan semestinya bisa bersifat sangat menyenangkan, bukan malah memberatkan beban pikiran Anda…dan membuat Anda malah jadi stres.

Langkah selanjutnya, setelah Anda menentukan nilai-nilai Anda, maka cobalah untuk menciptakan visi pribadi Anda. Visi Anda adalah gambaran kehidupan ideal Anda di masa depan Anda. Ciptakanlah visi Anda dengan membayangkan bahwa Anda tidak memiliki batasan apa pun. Ciptakanlah suatu gambaran dengan banyak kemungkinan, tentang apa yang mungkin, dan bukan membiarkan diri Anda terjebak dengan apa yang sudah ada pada saat itu. Kebanyakan orang melihat dunia dan bertanya mengapa? Saya melihat dunia dan bertanya, mengapa tidak?, tulis George Bernard Shaw, seorang penulis drama terkenal dari Inggris.

Visi Anda merupakan Impian Anda! Dan, semestinya Anda punya keyakinan bahwa Anda mempunyai kemampuan untuk meraih impian Anda. Oleh karena itu, Anda harus secara intens mempercayai diri sendiri dan bertekad melakukan apa pun yang diperlukan untuk memenuhi impian Anda. Dan… Impian Anda merupakan Sasaran hidup yang harus Anda raih. Sukses itu identik dengan Sasaran! Mungkin Sasaran Bukan Satu-satunya alasan Sukses, namun Tidak mungkin Ada Sukses Tanpa Sasaran.

So… Cobalah Anda kuasai lebih dulu “permainan batin” dalam membuat gambaran masa depan yang sangat Anda inginkan, yang ideal menurut diri Anda. Gunakanlah kekuatan imajinasi kreatif Anda dalam menggambarkan impian Anda sesuai idaman hati Anda sedetil mungkin. Semakin sering Anda melakukan “permainan batin” ini secara baik, maka yang pada awalnya hanya ada di dunia dalam diri Anda sebagai sebuah imajinasi, akan segera berwujud menjadi kenyataan di dunia luar Anda…menjadi realita sesuai dengan yang Anda inginkan. Selamat melakukan Permainan Batin.

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano
http://www.wuryanano.com

Tentang iklan-iklan ini

Berbagi Itu Indah, Beritahu Sahabat Anda :

Berbagi

Terkait

Menggali dan Melejitkan Potensi Diridalam “Motivasi”

>Rahasia Aliran Energi Uangdalam “The Secret”

DAHSYATNYA KATA-KATAdalam “Sugesti Power”

Januari 31, 20111 Reply

« SebelumnyaBerikutnya »

Berikan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nama*

Surel*

Situs web

Komentar 

 Beri tahu saya komentar baru melalui email.

budi setyo jati pada September 8, 2011 pukul 6:36 pm

bagus tapi harus kuat karena perasaan dg logika masih menang perasaan

Balas

DAFTAR ISI

DAHSYATNYA KATA-KATAREIKI NAQS DNAMenggali dan Melejitkan Potensi DiriSERAT JOKO LODANGSerat SABDO JATIHYPNOPARENTINGMENGENAL KEKUATAN SUGESTISMS Cinta RomantisAMALAN KEREJEKIAN ; Harta Gaib ; Mendatangkan Uang di Bawah SajadahBerburu Harta Gaib & Bank GaibPESTA REJEKIAyat rejeki ; Rahasia Banyak Rejeki dan Umur Panjang>Mind Set: Inti Pembelajaran Diri>Metode Pengembangan Diri>Rahasia Sukses Bangsa Korea>Rahasia Sukses Bangsa Jepang>The First Key to Success is Knowing Yourself>Paradigma Bisnis>Kekuatan Pola Fikir (The Power of Paradigmas)>Kuasai PERMAINAN BATIN, Jika Mau SUKSES>Mau KAYA RAYA, Harus Mata DUITAN>Sikap yang BENAR untuk Memulai Bisnis Sendiri>Apa Kata Yesus Mengenai Kemerdekaan Uang>Meditasi Money Magnet (Penarik Uang)>ILMU MENJADI KAYA ADALAH EKSAKTA>Rahasia Aliran Energi Uang>Uang adalah Energi Magnetis>Pelajaran Dari Orang-Orang Kaya>Apakah Benar Saya Bisa Menjadi Kaya?>The Marvellous Mind Power – 2>The Marvellous Mind Power – 1

View Full Site

Blog di WordPress.com.

>Rahasia Sukses Bangsa Korea

Sabda Shakti

>

Masyarakat Korea sangat dikenal dunia dengan teknologinya. Siapa sih yang gak kenal merek Samsung, LG, Daewoo, atau Hyundai? Bukan hanya dalam bidang teknologi. Dalam bidang pendidikan, Korea adalah negara dengan populasi penduduk bergelar Doktor dan Professor tertinggi di dunia! Sungguh luar biasa! Mereka sadar betul bahwa pendidikan adalah salah satu investasi terbaik masa depan — dan sepanjang masa — serta menjadi parameter dan tolak ukur kesuksesan sebuah negara!

Mengapa Amerika butuh waktu 200 tahun alias 2 abad untuk bisa menjadi sukses seperti sekarang ini, sedangkan Jepang dan Korea Selatan hanya membutuhkan waktu kurang lebih setengah abad atau sekitar 50 tahun untuk bisa unggul dan menjadi salah satu negara termaju di dunia seperti yang kita lihat sekarang?

Korea Selatan misalnya, banyak diprediksikan oleh para pakar bahwa dalam tempo 10 tahun mendatang Korea akan berubah menjadi negara termaju di dunia mengalahkan Jepang maupun Amerika Serikat! Wah, hebat bener yah 😉

Kenapa…

View original post 197 more words

>The First Key to Success is Knowing Yourself

Sabda Shakti

>

The first key to success is knowing yourself” kunci pertama untuk sukses itu dimulai dengan mengenali diri. Dan inilah juga yang kita butuhkan dalam proses pengembangan diri. Pertanyaannya, apa yang harus kita kenali? Jawabannya banyak. Dimulai dari mengenali potensi dan bakat unik yang telah dianugerahkan Tuhan dalam diri kita.

Mengenal kemampuan unik yang tidak pernah benar – benar sama dengan manusia lainnya. Mengenali impian anda. Ingin menjadi apa anda kelak 5, 10 atau 20 tahun mendatang. Mengenali kemana anda ingin melangkah bahkan hingga akhir nanti, ingin menjadi apa anda kelak jika telah tiada.

Kedengarannya memang klise tetapi sebenarnya tidak. Bahkan teramat kompleks dan rumit. Ada orang yang bahkan hingga tua tidak pernah benar – benar mengenal apa potensi, bakat dan keinginan hendak di bawa kemana hidupnya. Maka tidak heran jika Plato mengatakan “Kenali dirimu” karena “barang siapa yang mengenali dirinya maka dia akan mengenali Tuhannya”

Sudahkah anda…

View original post 356 more words

>Rahasia Sukses Bangsa Jepang

Sabda Shakti

>

Jepang secara geografis adalah negara yang sangat minim sumber daya alam. Namun hal ini tidak menyurutkan mental dan tekad bangsa tersebut untuk maju dan bersaing dengan negara lain di dunia. Bahkan hal ini semakin memotivasi Jepang untuk membuktikan bahwa negaranya layak dan pantas jadi pemenang dan unggul.

Kharakteristik bangsa Jepang yang utama — yang juga menjadi pelajaran bagi bangsa – bangsa di dunia — adalah sikap dan mentalitas pekerja keras. Bagi mereka hidup adalah bekerja. Tiada hari tanpa belajar dan bekerja. Orang – orang Jepang sangat disiplin dan menaruh penghargaan yang sangat tinggi terhadap waktu. Seperti halnya Korea, orang Jepang sudah biasa bekerja 14 – 18 jam sehari, 94 – 126 jam seminggu. Bagi mereka tiada waktu selain bekerja dan belajar.

Berikut adalah 12 rahasia Sukses orang Jepang :

1. Kerja Keras
Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah…

View original post 1,438 more words

>Mind Set: Inti Pembelajaran Diri

Sabda Shakti

>

Skill by Dotcompals ~ http://www.cilacapedu.com

Proses belajar tidak hanya terjadi di ruang kelas. Manusia tidak belajar hanya dengan keluar masuk kelas. Proses pembelajaran yang efektif berasal dari berbagai sumber pembelajaran.

Manusia bisa belajar dari pengalaman diri sendiri dan orang lain, buku-buku berkualitas, perjalanan, seminar, lokakarya, diskusi, praktik kerja lapangan, mencoba sesuatu yang baru, dan berbagai sumber pembelajaran lain yang jumlahnya tidak terbatas.

Manusia bisa mewujudkan potensi tertinggi di dalam dirinya jika ia selalu berpikir dan bertindak secara efektif untuk menciptakan kemajuan pesat dalam apapun yang ia kerjakan.

Jika sumber pembelajaran yang kita miliki bersifat lengkap dan menyeluruh, maka kita akan mampu menciptakan kemajuan pesat dalam meraih visi, misi, dan tujuan yang telah kita tetapkan.

Menjadi manusia pembelajar merupakan strategi sangat efektif untuk memastikan kemajuan dalam usaha-usaha bernilai tinggi yang sedang kita kerjakan.

“…whatever is true, whatever is noble, whatever is right, whatever is pure, whatever is lovely, whatever is…

View original post 1,113 more words