Antara syariah dan fiqh

Bacalah

IslamAl Qur’anHadits

Antara Syari’ah dan Fiqh

EDSBALI

 

AUGUST 20, 2015

Antara Syari’ah dan Fiqh

Nadirsyah Hosen

Di bawah ini saya tuliskan sedikit penjelasan tentang Syari’ah dan Fiqh. Seringkali kita tidak bisa membedakan keduanya, sehingga kita menjadi “alergi” dengan perbedaan pendapat. Atau, biasanya, kita “ngedumel” kepada ulama yang punya pendapat lain, seraya berkata, “kita kan umat yang satu, kenapa harus berbeda pendapat!”.

Dari penjelasan di bawah ini nanti akan terlihat bahwa kita bersatu pada masalah Syari’ah dan dimungkinkan untuk berbeda pendapat dalam masalah Fiqh.

Syari’ah memiliki pengertian yang amat luas. Tetapi dalam konteks hukum Islam, makna Syari’ah adalah Aturan yang bersumber dari nash yang qat’i.Sedangkan Fiqh adalah aturan hukum Islam yang bersumber dari nash yang zanni.

Penjelasan singkat ini membawa kita harus memahami apa yang disebut Qat’i dan apa pula yang disebut zanni.

1. Nash Qat’i

Qat’i itu terbagi dua: dari sudut datangnya atau keberadaannya dan dari sudut lafaznya.Semua ayat al-Qur’an itu merupakan qat’i al-tsubut. Artinya, dari segi “datangnya” ayat Qur’an itu bersifat pasti dan tidak mengalami perubahan. Tetapi, tidak semua ayat Qur’an itu mengandung qat’i al-dilalah. Qat’i al-dilalah adalah ayat yang lafaznya tidak mengandung kemungkinan untuk dilakukan penafsiran lain. Jadi, pada ayat yang berdimensi qat’i al-dilalah tidaklah mungkin diberlakukan penafsiran dan ijtihad, sehingga pada titik ini tidak mungkin ada perbedaan pendapat ulama. Sebagai contoh: Kewajiban shalat tidaklah dapat disangkal lagi. Dalilnya bersifat Qat’i, yaitu “aqimush shalat” Tidak ada ijtihad dalam kasus ini sehingga semua ulama dari semua mazhab sepakat akan kewajiban shalat.

Begitu pula halnya dengan hadis. Hadis mutawatir mengandung sifat qat’i al-wurud (qat’i dari segi keberadaannya). Tetapi, tidak semua hadis itu qat’i al-wurud (hanya yang mutawatir saja) dan juga tidak semua hadis mutawatir itu bersifat qat’i al-dilalah. Jadi, kalau dibuat bagan sbb:

Qat’i al-tsubut atau qat’i al-wurud: semua ayat Al-Qur’an dan Hadis mutawatirQat’i al-dilalah: tidak semua ayat al-Qur’an dan tidak semua hadis mutawatir

2. Nash Zanni

Zanni juga terbagi dua: dari sudut datangnya dan dari sudut lafaznya. Ayat Qur’an mengandung sejumlah ayat yang lafaznya membuka peluang adanya beragam penafsiran. Contoh dalam soal menyentuh wanita ajnabiyah dalam keadaan wudhu’, kata “aw lamastumun nisa” dalam al-Qur’an terbuka untuk ditafsirkan. Begitu pula lafaz “quru” (QS 2:228) terbuka untuk ditafsirkan. Ini yang dinamakan zanni al-dilalah.

Selain hadis mutawatir, hadis lainnya bersifat zanni al-wurud. Ini menunjukkan boleh jadi ada satu ulama yang memandang shahih satu hadis, tetapi ulama lain tidak memandang hadis itu shahih. Ini wajar saja terjadi, karena sifatnya adalah zanni al-wurud. Hadis yang zanni al-wurud itu juga ternyata banyak yang mengandung lafaz zanni al-dilalah. Jadi, sudah terbuka diperselisihkan dari sudut keberadaannya, juga terbuka peluang untuk beragam pendapat dalam menafsirkan lafaz hadis itu.

zanni al-wurud : selain hadis mutawatirzanni al-dilalah : lafaz dalam hadis mutawatir dan lafaz hadis yang lain (masyhur, ahad)

Nah, Syari’ah tersusun dari nash qat’i sedangkan fiqh tersusun dari nash zanni.

Contoh praktis:

(a) kewajiban puasa Ramadlan (nashnya qat’i dan ini syari’ah),
(b) kapan mulai puasa dan kapan akhi Ramadlan itu (nashnya zanni dan ini fiqh)
Catatan: hadis mengatakan harus melihat bulan, namun kata “melihat” mengandung penafsiran.(a) membasuh kepala saat berwudhu itu wajib (nash qat’i dan ini Syari’ah)
(b) sampai mana membasuh kepala itu? (nashnya zanni dan ini fiqh)
Catatan: kata “bi” pada famsahuu biru’usikum terbuka utk ditafsirkan.(a) memulai shalat harus dengan niat (nash qat’i dan ini Syari’ah)
(b) apakah niat itu dilisankan (dengan ushalli) atau cukup dalam hati (ini Fiqh)
Catatan: sebagian ulama memandang perlu niat itu ditegaskan dalam bentuk “ushalli” sedangkan ulama lain memandang niat dalam hati saja sudah cukup(a) Judi itu dilarang (nash qat’i dan ini Syari’ah)
(b) apa yang disebut judi itu? apakah lottere juga judi? (ini fiqh)
Catatan: para ulama berbeda dalam mengurai unsur suatu perbuatan bisa disebut judi atau tidak.(a) riba itu diharamkan (nas qat’i dan ini syari’ah)
(b) apa bunga bank itu termasuk riba? (ini fiqh)
Catatan: para ulama berbeda dalam memahami unsur riba dan ‘illat (ratio legis) mengapa riba itu diharamkan(a) menutup aurat itu wajib bagi lelaki dan perempuan (nash qat’i dan ini Syari’ah)
(b) apa batasan aurat lelaki dan perempuan? (ini fiqh)
Catatan: apakah jilbab itu wajib atau tidak adalah pertanyaan yang keliru. Karena yang wajib adalah menutup aurat (apakah mau ditutup dg jilbab atau dg kertas koran atau dengan kain biasa). Nah, masalahnya apakah paha lelaki itu termasuk aurat sehingga wajib ditutup? Apakah rambut wanita itu termasuk aurat sehingga wajib ditutup? Para ulama berbeda dalam menjawabnya.dan lain-lainnya

Jadi, tidak semua hal kita harus berbeda pendapat. Juga tidak semua perbedaan pendapat bisa dihilangkan. Kita tidak berbeda pendapat dalam hal Syari’ah namun boleh jadi berbeda pendapat dalam hal fiqh. (mengenai sebab-sebab ulama berbeda pendapat silahkan lihat tulisan saya “Mengapa Ulama Berbeda Pendapat“)

Kalau ulama berbeda dalam fiqh, nggak usah diributkan karena memang wilayah fiqh terbuka beragam penafsiran. Juga tidak perlu buru-buru mencap “ini bid’ah dan itu sesat” Apalagi sampai menuduh ulama pesanan. Perhatikan dulu apakah perbedaan itu berada pada level syari’ah atau level fiqh.

Wa Allahu A’lam.

Nadirsyah Hosen adalah dosen Fakultas Syariah UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta

Sumber : http://luk.staff.ugm.ac.id/kmi/isnet/Nadirsyah/Fiqh.html

Ayat seribu dinar

EDSBALI

 

JANUARY 17, 2015

Ayat seribu dinar

Pernah dengar istilah ayat seribu dinar?

Tidak jelas juga siapa yang menamai ayat ini dengan nama ayat seribu dinar, anda yang baru pertama kali mendengar istilah ini pun tentu akan bertanya-tanya :

Apakah memang ada nama “ayat seribu dinar” dalam Al-Qur’an?Dimana ayat seribu dinar itu berada?Apa keistimewaan ayat seribu dinar tersebut?Apakah dengan membaca ayat seribu dinar ini, lantas kita akan mendapatkan seribu dinar ?Bagaimana cara mengamalkannya?

Adapun penamaan ayat ini dengan sebutan ayat seribu dinar nampaknya berkaitan dengan masalah kerezekian. Dan ternyata memang isi dari ayat Al-Qur’an ini berkaitan dengan rezeki dan solusi dari berbagai problematika hidup. Ayat tersebut adalah QS Ath-Thalaq2-3.

“…Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.”(Ayat 2)

” Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya…” (Ayat 3)

“…Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya.”(Ayat 3)

“Itulah perintah Allah yang diturunkan-Nya kepada kamu dan barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan pahala baginya.” (Ayat 5)

Rukun Islam ada 5

EDSBALI

 

JULY 13, 2014

Rukun Islam

Rukun Islam ada 5 yaitu :

1. Membaca 2 kalimat syahadat

2. Mengerjakan shalat

3. Mengerjakan puasa

4. Membayar zakat

5. Menunaikan ibadah haji.

POWERED BY WORDPRESS

Advertisements

>The Marvellous Mind Power – 2

Sabda Shakti

>

6 Strategi Menjadi Pembelajar Dahsyat

Tidak pernah ada informasi yang sedemikian lengkap yang dapat diserap dan dipelajari oleh manusia sepanjang sejarah peradaban umat manusia. Semakin banyak teknologi yang diciptakan, semakin besar pula informasi yang harus dipelajari. informasi terus berkembang seiring dengan jamannya. Sudah menjadi keharusan, apapun yang dapat menjadi alat bantu dalam pembelajaran kita terima dengan sangat baik.

Mengingat bahwa kita memiliki anugerah berupa otak yang sangat luar biasa, sudah layak bila kita harus menggunakannya dengan optimal. Berikut ini adalah 6 strategi yang dapat dilakukan dalam meningkatkan proses pembelajaran dan penyimpanan informasi.

Pertama, berdoalah kepada Tuhan yang Maha Segalanya sebelum melakukan apapun! Mohonlah bimbingan dan pencerahan kepadaNya! Ambil napas dalam dan santai! Tutup mata Anda, ambil napas melalui hidung dan keluarkan melalui mulut beberapa kali, dengan perlahan dan konsisten!

Saya yakin Anda semua setuju dengan hal ini. Kepercayaan apapun yang Anda anut tidak menjadi masalah, percayalah strategi pertama ini…

View original post 636 more words

>The Marvellous Mind Power – 1

Sabda Shakti

>

Pikiran Harus Teroganisasi Secara Efektif

Okky Sulistijo

Di dunia ini ada satu hal yang membantu untuk menghindari kekacauan atau anarkis dalam berbagai bidang. Hal tersebut adalah organisasi. Tanpa hal ini segala sesuatu berjalan tanpa arah dan tujuan. Bila hal ini terjadi maka tidak ada apapun yang tercipta di dunia ini.

Alam semesta ciptaan Tuhan yang Maha Segalanya adalah sebuah contoh organisasi yang luar biasa bagi kita. Lihatlah! Tidak ada satupun di alam semesta ini yang berotasi saling berlawanan. Semua serba satu arah, semua serba memiliki jarak tertentu dan semua serba terorganisasi!

Mulai dari pembuahan, kelahiran, bertumbuh hingga kematian seseorang, semua serba terorganisasi. Tidak ada seorang ibupun di dunia ini yang memberikan anak yang baru dilahirkannya dengan makanan orang dewasa, seperti nasi goreng pedas. Pasti! Ibu itu akan memberikan ASI untuk makanan pertama si bayi. Terorganisasi!

Kita akan menghadapi semakin banyak hal yang terorganisasi ketika kita bertumbuh dewasa. Kita juga…

View original post 480 more words

>Mau KAYA RAYA, Harus Mata DUITAN

Sabda Shakti

>

Seringkali saya geli kalau ketemu orang-orang, yang menginginkan sukses kaya raya, tapi apa yang diucapkannya bertolak belakang dengan keinginannya. Dalam sebuah sesi Seminar Entrepreneurship, saya sempat melontarkan anjuran, bahwa jika kita mau sukses kaya raya, syarat pertamanya adalah, “Kita Harus Mata Duitan”… artinya dipikiran dan perasaan kita harus berisi duit-duit-duit dan duit-duit-duit-duit… hehehehe…

Tahukah tanggapan spontan sebagian besar peserta seminar saya itu? Wah…Pak Nano kok ngajarin kita jadi mata duitan sih…kan nggak benar tuh. Kan nanti kita bisa menghalalkan segala cara… Nanti kita bisa lupa diri kan, Pak Nano… Kan sukses itu bukan ditentukan oleh banyaknya duit kita ya… Yang penting kan kita bisa bahagia, meskipun nggak punya duit… Banyak duit tapi hutangnya juga banyak kan ya repot toh, Pak Nano… dan masih banyak tanggapan serupa itu.

Inilah hebatnya sebagian besar dari kita orang Indonesia. Tanggapan spontanitas atas suatu permasalahan selalu bernuansa moralitas dan agamis yang sangat kuat. Sepertinya…

View original post 707 more words

Menggali dan Melejitkan Potensi Diri

Sabda Shakti

>

“ Pemenang tidak melakukan sesuatu yang BEDA,
Pemenang hanya melakukan sesuatu dengan CARA YANG BERBEDA”

Banyak orang pintar namun gagal, banyak pribadi cerdas namun kandas di tengah jalan. Sebaliknya ada sebagian orang biasa-biasa saja di akademik maupun oleh lingkungannya tetapi meraih sukses luar biasa dimata manusia dan juga dimata Allah SWT.

Rahasia besar yang dimiliki orang-orang besar sebenarnya bukan terletak pada seberapa banyak dia belajar tentang suatu ilmu. Rahasia yang sebenarnya adalah terletak pada sikap mental yang kokoh, tegar, kuat dan memiliki tujuan hidup yang berkobar-kobar untuk mewujudkan mimpi dan cita-citanya untuk sukses dengan aksi nyata yakni dengan 10 % ide 90% keringat.

Orang-orang besar memulai langkahnya dengan cita-cita yang besar. Kemudian keberanian memulai pada langkah pertama, berani mengambil resiko gagal, berani berproses, berani berkorban dan berani dievaluasi (di kritik) serta berani bangun dan bangkit kembali ketika jatuh atau dijatuhkan dengan cara yang lebih baik.

Banyak orang pintar dan…

View original post 2,239 more words