Proposal Koperasi BMI

Lambang Koperasi Indonesia

Koperasi adalah suatu kumpulan orang – orang yang mempunyai tujuan sama, diikat dalam suatu organisasi yang berasaskan kekeluargaan dengan maksud mensejahterakan anggota. 

Dengan adanya koperasi, para anggota dapat terbebas

dari rentenir yang meminjamkan uang dengan bunga

 sangat tinggi. Anggota yang membutuhkan pinjaman

 modal usaha dapat meminjam di koperasi. 

Anggota yang membutuhkan kebutuhan pokok pun 

dapat membeli di koperasi dengan harga yang lebih murah.

 Karena itulah koperasi akan memiliki peluang yang 

lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi

 dan sosial anggota koperasi pada khususnya dan 

masyarakat pada umumnya.


Sejarah singkat gerakan koperasi bermula pada abad 

ke-20 yang pada umumnya merupakan hasil dari usaha

 yang tidak spontan dan tidak dilakukan oleh orang-orang

 yang sangat kaya. Koperasi tumbuh dari kalangan 

rakyat, ketika penderitaan dalam lapangan ekonomi 

dan sosial yang ditimbulkan oleh sistem

 kapitalisme semakin memuncak. Beberapa orang

 yang penghidupannya sederhana dengan kemampuan

 ekonomi terbatas, terdorong oleh penderitaan 

dan beban ekonomi yang sama, secara spontan

 mempersatukan diri untuk menolong dirinya sendiri 

dan membantu sesamanya. Potensi dan kemampuan 

ekonomi para anggota koperasi yang pada saat itu 

relatif kecil, dihimpun sebagai satu kesatuan, 

sehingga dapat membentuk kekuatan yang lebih besar. 


Sedangkan di Indonesia, koperasi didirikan pada tanggal

 12 juli 1947, karena penderitaan dalam lapangan

 ekonomi dan sosial yang ditimbulkan oleh sistem 

kapitalisme semakin memuncak. 

Munculnya ide-ide perkoperasian diperkenalkan pertama

 kali oleh Patih di Purwokerto, Jawa Tengah, 

R. Aria Wiraatmadja pada tahun 1896.

 Pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan

 konggres koperasi yang pertama di Tasikmalaya. 

Tanggal dilaksanakannya konggres ini kemudian 

ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia.


Koperasi didirikan untuk meningkatkan perekonomian

 rakyat. Koperasi menyediakan kebutuhan setiap 

anggotanya dengan harga terjangkau.

 Koperasi berasaskan kekeluargaan dan kegotongroyongan. 

Masyarakat ikut serta menjadi anggota koperasi di 

dalamnya. Modal koperasi di dapatkan dari modal 

sendiri maupun modal pinjaman.

 Dengan adanya koperasi, kesejahteraan rakyat 

akan meningkat.


Manfaat dan Keuntungan 

Menjadi Anggota Koperasi


Koperasi didirikan bertujuan untuk menjadikan

 kondisi sosial dan ekonomi anggotanya lebih 

baik dibanding sebelum bergabung dengan koperasi. 

Banyak jenis koperasi yang kita kenal, diantaranya 

adalah Koperasi Produsen, Koperasi Konsumen 

dan Koperasi simpan Pinjam dan koperasi Serba Usaha 

(konsumen). 


Manfaat koperasi paling utama adalah anggota dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Manfaat koperasi bagi anggota tidak hanya memenuhi kebutuhan anggota. Beberapa keuntungan menjadi anggota koperasi adalah sebagai berikut :


1. Memiliki jaringan yang luas

Anggota koperasi akan memiliki jaringan yang luas untuk mengembangkan usaha mereka, dan bagi hasil sesuai dengan usaha yang telah dilakukan oleh anggota karena semua anggota bisa mendapatkan pinjaman dari masing-masing koperasi yang ada dikantor atau instansi, sehingga mereka bisa menggunakan pinjaman tersebut sebagai modal yang produktif. Bagi anggota yang memiliki hasil produk tertentu juga dapat menjualnya di koperasi. 


2. Berperan dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan manusia

Dengan menjadi anggota koperasi, berarti kamu turut serta secara aktif dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan manusia dan masyarakat. Peningkatan kualitas kehidupan hanya bisa dicapai koperasi jika ia dapat mengembangkan kemampuannya dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggota-anggotanya serta masyarakat disekitarnya.


3. Ikut dalam mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi

Membangun dan mengembangkan potensi serta kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial.


4. Memperkokoh perekonomian anggota

Memperkokoh perekonomian anggota sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional, karena koperasi adalah satu – satunya bentuk perusahaan yang dikelola secara demokratis. Berdasarkan sifat seperti itu maka koperasi diharapkan dapat memainkan peranannya dalam menggalang dan memperkokoh perekonomian rakyat. Oleh karena itu koperasi harus berusaha sekuat tenaga agar memiliki kinerja usaha yang tangguh dan efisien. Sebab hanya dengan cara itulah koperasi dapat menjadikan perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional.


5. Meningkatkan penghasilan anggota

Koperasi dapat membantu anggota meningkatkan penghasilan, sehingga secara tidak langsung ikut serta meningkatkan taraf hidup anggotanya. Dengan mengikuti koperasi, diharapkan koperasi bisa meningkatkan penghasilan anggotanya. Anggota bisa meningkatkan penghasilan melalui kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh koperasi. 


6. Mendapat penghasilan tambahan

Dengan melakukan usaha seperti itu setiap anggota bisa meningkatkan penghasilannya. Sisa hasil usaha yang didapatkan oleh koperasi, akan dikembalikan kepada anggotanya sesuai dengan jasa dan juga aktivitasnya di dalam koperasi.


Pada akhir tahun, setiap anggota juga mendapat keuntungan yang disebut Sisa Hasil Usaha (SHU) Pembagian SHU Bersumber dari  anggota SHU. Pembagian SHU bersumber dari anggota, anggota merupakan jasa dari modal dan transaksi usaha yang dilakukan anggota sendiri dan dapat dilakukan secara transparan serta dapat dibayar secara tunai. 


 Besar kecilnya SHU yang diterima oleh anggota tergantung dari aktif atau tidaknya anggota tersebut dalam simpan pinjam di koperasi tersebut.


7. Menumbuhkan sikap jujur dan terbuka

Setiap anggota memiliki kewajiban dalam mengelola koperasi dengan baik, saat mengelola anggota harus secara terbuka menyampaikan laporan terutama laporan keuangan ketika mengelola koperasi. Setiap anggota juga memiliki hak dalam mengurus koperasi dan juga berhak untuk mengetahui laporan keuangan di dalam koperasi. Sehingga, dengan demikian berarti koperasi mengajarkan kepada anggotanya untuk selalu bersikap jujur dalam melakukan usaha, tidak hanya itu koperasi juga mengedepankan sifat terbuka dalam pengelolaan koperasi.


8. Menawarkan Barang dan Jasa Dengan Harga Lebih Murah

Koperasi memang memiliki tujuan agar barang dan jasa yang ditawarkannya bisa dibeli oleh anggota yang kurang mampu, oleh sebab itu harga yang ditawarkan lebih murah dan terjangkau. Anggota bisa membeli barang dan jasa lebih murah dibandingkan dengan barang dan jasa yang ditawarkan di toko-toko lain selain koperasi. 


9. Saling Membantu Sesama

Kegiatan yang diadakan oleh koperasi bukan semata-mata usaha yang dijalankan untuk meraih keuntungan, selain mendidik dan menumbuhkan semangat berwirausaha di hati para anggotanya koperasi juga memiliki tujuan untuk melayani secara baik keperluan para anggotanya sehingga keperluan anggotanya dapat tercukupi.


10. Memperoleh Pinjaman Dengan Mudah

Bagi anggota yang memiliki kesulitan dalam hal keuangan, koperasi bisa menyediakan pinjaman modal dengan mudah tanpa disertai syarat yang berbelit-belit. Para anggota juga bisa terbebas dari hutang, dengan adanya program pengembangan usaha, sehingga kesejahteraan anggota pun bisa tercapai. Selain itu, anggota dapat meningkatkan batas pinjaman yang dapat diberikan, apabila pada pinjaman sebelumnya anggota dapat melunasi sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati bersama.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s