Sedona Methode

*SEDONA METHODE*

Hasil dari penelitian Robert McGraty yang dituangkan dalam bukunya _Bioelectromagnetic Medicine,_ ternyata medan magnet hati 5.000 kali lebih kuat dibandingkan medan magnet otak. Sehingga tidak mengherankan jika “tarikan” dari emosi yang dipancarkan hati mampu mengalahkan akal sehat. Saking kuatnya hati, banyak orang yang mengambil tindakan berdasarkan emosi, bukannya akal sehat. Jadi makin masuk akal jika emosi dari hati banyak sekali menimbulkan persoalan.
Selain emosi, adanya “rasa” yang keluar dari hati juga mampu menjadi akar permasalahan, misalnya :

Problem Keuangan, adanya rasa kekurangan atau rasa takut akan kekurangan bisa membuat orang menghalalkan segala cara agar merasa dirinya selalu terpenuhi.

Problem Hubungan, adanya rasa takut ditinggalkan sehingga timbul rasa cemburu, ingin mengekang dan sebagainya.

Problem Karier, adanya rasa takut ketinggalan sehingga menghalalkan segala cara agar naik jabatan.

Tentunya, selama masih hidup, kita tidak akan pernah bisa menghindar merasakan apa yang ada dalam hati, baik itu rasa negatif (tidak enak) maupun rasa positif (nyaman atau bahagia). Masalahnya adalah terletak pada bagaimana kita mengelola perasaan tersebut. Jika sekarang ini banyak orang memiliki perasaan tidak enak atau perasaan berat dalam hatinya, pasti karena orang tersebut melakukan kesalahan dalam mengelola perasaannya.

Selama ini ada beberapa cara orang mengelola perasaannya, seperti : Menekan (suppress), Luapkan (express), Ikhlas atau melepaskan (release). Walau cara yang terakhir ini terlihat sangat mudah, ternyata pada prakteknya justru paling sulit!. Untuk memulai cara baru yang lebih efektif, cobalah beberapa langkah berikut ;

*Sambut Tanpa Penilaian*

Apapun yang kita rasakan dalam hati, apapun yang menimpa kita jangan menyalahkan orang lain. Karena seberapa pun kecilnya peranan kita pasti kita turut ambil bagian didalamnya. Bertanggung jawablah pada rasa yang kita ciptakan. Izinkan diri kita untuk merasakan rasa tersebut hingga pada akhirnya timbul rasa damai. Jangan terus-menerus dipikirkan.

*Bebaskan Secara Langsung*

Lepaskan diri dari perasaan. Seperti orang merokok kemudian menghembuskan asapnya keluar, maka embukan pula keluar segala rasa yang ada sehingga lega, boleh saja kita merasa cemas, taku, marah, bete, kesal, tapi janganlah terus menerus menggemgamnya, lepaskan dan sesudah lepas jangan diambil kembali, jangan dipikirkan kembali.

*Selami*

Masuklah dalam perasaan, lalu cari tahu ada apa di balik rasa marah, rasa cemas atau rasa takut yang kita rasakan.
Memang semuanya ini tidak bisa dilakukan begitu saja, dan marus dilatih tahap demi tahap agar hasilnya terasa.

Selamat berlatih 🙏🙏

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s