Istiqomah

*NOTULENSI KAJIAN ONLINE*
*Fasil OS4*
🗓 : Jum’at, 14 Juli 2017
⏰ : 19.30 wib sd selesai
🎤 : Sholcan Fita

💞 *Materi :*

📚 *ISTIQAMAH*
Oleh : Ustadzah Lien

“Dari Sofyan bin Abdullah Ats-Tsaqofi berkata, sesungguhnya seorang laki-laki berkata : “Ya Rasulullah, katakanlah kepadaku tentang Islam suatu perkataan yang aku tidak akan menanyakannya lagi kepada seseorang selain hanya kepada engkau,” Rasulullah berkata :” Katakanlah ! Aku beriman kepada Allah kemudian Istiqamah.” (Sebagai tambahan) Aku berkata : “Ya Rasulullah apa yang harus aku jaga ?” Maka Rasulullah mengisyaratkan kepada lidahnya sendiri dan berkata : “ini” ( HR. Muslim di dalam shahihnya ).

Menurut hadits Muslim tersebut diatas, kita bisa mengerti bahwa sesudah Iman kepada Allah ialah Istiqamah sebagai pasangan dan sekaligus syarat yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Istiqamah menjadi sikap yang amat penting dan perangkat yang tidak bisa dipisahkan dalam mewujudkan Iman dan Akhlaqul Kariimah.

Bisa disimpulkan bahwa Iman dan Istiqamah itu pasangan sejati.

🌼 Istiqamah menurut bahasa artinya :
▶ lurus, lempang dan tidak berbelok-belok.

Umar bin Khathab menjelaskan bahwa : Istiqamah itu tetap mengikuti perintah dan ( menjauhi ) larangan serta tidak menyimpang dari padanya.”

Abu Bakar menambahkan, bahwa yang dimaksud dengan perkataan “ Istiqamu “ ialah ( sesudah beriman ) tidak mempersekutukan Allah dengan suatu apapun.

Allah berfirman : “ Dan tetaplah ( Istiqamah ) sebagaimana diperintahkan kepadamu dan janganlah mengikuti hawa nafsu mereka.” ( QS. Asy-Syura : 15 ).

Dengan pengertian tersebut diatas maka Istiqamah harus menjadi karakter dan kepribadian orang-orang beriman. Seperti apa yang menjadi motto dan garis hidup orang-orang beriman bahwa, hidup ialah pengabdian, perjuangan dan pengorbanan. Tanpa iman dan pendirian yang teguh ( Istiqamah ) tidak mungkin dapat mempertahankan eksistensi dirinya sebagai orang beriman.

*Keuntungan Istiqomah*

👇🏻👇🏻👇🏻

Keuntungan orang yang bersikap istiqamah terhadap Allah Swt adalah hati dan jiwanya akan diliputi ketenangan. Mengapa terjadi demikian? Karena Allah Swt menyukai perbuatan baik yang dilakukan secara konsisten, terus-menerus, kontinu, meskipun amal kebaikan itu hanya kecil atau sedikit saja.

Rasulullah Saw bersabda, “Beramallah dengan benar dan sungguh-sungguh, ketahuilah bahwa sesungguhnya seorang dari kalian tidak akan masuk surga karena amalannya. Mereka bertanya, “Dan apakah engkau juga wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “(Ya) Demikian juga aku, kecuali Allah memberikanku rahmat-Nya. Dan ketahuilah bahwa amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang kontinu (berkesinambungan) walaupun itu sedikit.” (HR. Muslim)

Mengapa amal kebaikan yang sedikit tapi dilakukan secara terus-menerus atau berkesinambungan itu lebih disukai? Karena ketika satu amal kebaikan dilakukan secara kontinu, maka itu artinya si pelaku itu berdzikir secara berkesinambungan pula. Itu artinya ia pun melakukan upaya pendekatan kepada Allah Swt secara terus-menerus pula.

Oleh karena itulah mengapa orang yang beristiqamah senantiasa merasa tenang karena hatinya erat terus dengan Allah Swt. Sikap istiqamah adalah hal yang wajib dilakukan oleh manusia terhadap Allah Swt. Bagaimana mungkin pengabdian terhadap-Nya dilakukan secara sekali-sekali saja.

Dalam salah satu hadits qudsi, Allah Swt berfirman, “Dan tiadalah hamba-Ku mendekati-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai selain apa yang Aku wajibkan atasnya, dan hamba-Ku senantiasa mendekati-Ku dengan amalan-amalan sunnah hingga Aku mencintainya, dan jika Aku mencintainya, maka Akulah pendengaran yang selalu ia pakai untuk mendengar, penglihatan yang selalu ia gunakan untuk melihat, tangan yang ia gunakan untuk menggerakan segala sesuatu, kaki yang dia pakai berjalan, dan apabila ia memohon kepada-Ku, Aku berikan. Dan apabila ia memohon perlindungan kepada-Ku, maka Aku melindunginya” (HR. Bukhari).

Jadi berkahnya orang yang beristiqamah itu adalah dicintai oleh Allah Swt. Ia juga dijaga oleh malaikat. Ketika pada suatu waktu seseorang tidak bisa melakukan amal kebaikan yang sudah biasa ia lakukan secara konsisten, maka sesungguhnya ia tetap mendapatkan pahala dari amal kebaikan yang biasa ia lakukan itu.

*Beberapa kiat Mewujudkan Sikap Istiqomah*

🌷Mengikhlaskan kemauan hanya cuma mengharap Allah serta dikarenakan Allah swt. Saat beramal, tidak ada yang ada dalam jiwa serta fikiran kita terkecuali cuma Allah serta Allah. Lantaran keikhlasan adalah pijakan basic dalam bertawakal pada Allah. Mustahil seorang bakal bertawakal, tanpa ada diiringi rasa ikhlas.

🌷Bertahap dalam beramal. Dalam pengertian, saat menjalankan satu ibadah, kita sebaiknya mengawali dari suatu hal yang kecil tetapi teratur. Bahkan juga karakter kerutinan ini bila dilihat butuh, mesti berbentuk sedikit dipaksakan. Hingga bakal terwujud satu amalan yang teratur walau sedikit.

🌷Dibutuhkan adanya kesabaran. Lantaran untuk lakukan satu amalan yang berbentuk kontinyu serta teratur, memanglah merupakan amalan yang berat. Lantaran kadang-kadang sebagai seseorang insan, kita kadang-kadang dihinggapi rasa giat serta terkadang rasa malas. Oleh karena itu dibutuhkan kesabaran dalam menyingkirkan rasa malas ini, guna menggerakkan ibadah atau amalan yang bakal diistiqamahi.

🌷Istiqamah tidak bisa direalisasikan tetapi dengan berdasar teguh pada ajaran Allah swt. Allah berfirman (QS. 3 : 101) : ”Bagaimanakah kamu (sampai) jadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan pada kamu, serta Rasul-Nya juga ada di tengah-tengah kamu? Barangsiapa yang berpegang teguh pada (agama) Allah maka sebenarnya ia sudah di beri petunjuk pada jalan yang lurus. ”

🌷Istiqamah juga begitu berkaitan erat dengan tauhidullah. Oleh karena itu dalam beristiqamah seseorang betul-betul mesti mentauhidkan Allah dari segala suatu hal apa pun yang di muka bumi ini. Lantaran mustahil istiqamah direalisasikan, apabila diimbangi dengan fenomena kemusyrikan, walau cuma fenomena yang begitu kecil dari kemusyrikan itu, seperti riya. Menyingkirkan karakter riya’ dalam diri kita adalah bentuk istiqamah dalam keikhlasan.

🌷Istiqamah akan bisa terealisasikan, bila kita mengerti hikmah atau hakekat dari beribadah maupun amalan yang kita kerjakan itu. Hingga beribadah itu merasa nikmat kita kerjakan. Demikian pula demikian sebaliknya, bila kita rasakan ‘kehampaan’ atau ‘kegersangan’ dari amalan yang kita kerjakan, pasti hal semacam ini jadikan kita gampang jemu serta meninggalkan beribadah itu.

🌷 Istiqamah akan begitu terbantu karenanya ada amal jama’i. Lantaran dengan kebersamaan dalam beramal islami, semakin lebih menolong serta memudahkan hal apa pun yang bakal kita kerjakan. Bila kita salah, pasti ada yang menyapa. Bila kita lupa, pasti yang lain ada yang mengingatkan. Tidak sama dengan saat kita seseorang diri. Ditambah lagi, nuansa atau situasi melakukan aktivitas dengan cara berbarengan memberi ‘sesuatu yang tidak sama’ yang akan tidak kita rasakan saat beramal seseorang diri.

🌷Perbanyak membaca serta mengupas tentang keistiqamahan para Nabi, sahabat serta beberapa orang shaleh dalam melalui jalan hidupnya, biarpun beragam cobaan serta ujian yang begitu berat menerpa mereka. Jusrtru mereka rasakan kesenangan dalam melakukan kehidupan yang penuh dengan cobaan itu.

🌷Perbanyak berdoa pada Allah, supaya kita semuanya dianugerahi karakter istiqamah. Lantaran biarpun usaha kita, tetapi bila Allah tak mengizinkannya, tentunya hal itu tak dapat. Buah Istiqamah.

*Tanda-tanda orang yang mempunyai karakter istiqomah*

❄Berkelanjutan dalam memgang teguh aqidah tauhid
❄Berkelanjutan dalam menggerakkan beribadah baik mahdoh atau ghoiru mahdoh.
❄Berkelanjutan dalam menggerakkan syariat agama, baik berbentuk perintah ataupun larangan
❄Berkelanjutan dalam bekerja serta berkarya, dengan tulus serta ikhlas lantaran Allah swt.
❄Allah swt menjanjikan balasan yang besar pada beberapa orang yang istiqomah.

🦋

Demikian materi istiqamah malam ini

Smoga kita menjadi bagian hamba2 yang s3nantiasa istiqamah dalam kebaikan dan ketaatan padaNya… aamiin.

💞 *Tanya jawab :*

1⃣Assalamualaikum
Sya serli_OS172
Ustadzah sya mau tanya,, gmna cara kita untk ttp istiqomah dlm lingkungan masyarakat maupun keluarga yg kurang akan agama? Wlopun kita sdh mnjelaskan berulang kli, trutama mslah berhijab
Tlg pnjelasanx,,,

▶ *Jawab :*
kiatnya 1. perbaiki niat jk krn Allah maka g da rasa kecewa, 2. Ikhlas 3. Sabar 4. Do’a kan selalu

Pastinya hidayah itu hak prerogatif Allah, tugas kita hanya menyampaikan dan jangan lelah memberi tau krn itulah sunnatullah dakwah ☺ selalu ada lika likunya… g da itu g seru jalannya ☺

2⃣Assallamualaikum, temmy os 168 mau nanya… yang dimaksud ibadah mahdoh dan ghairu mahdo apa yaa ustadzah…. afwan masih fakir ilmu nii

▶ *Jawab :*
Ibadah mahdhah, alias “murni ibadah”. Inilah perbuatan yang dilakukan manusia dengan motivasi pokok: mendapatkan manfaat di akhirat, misalnya: salat, puasa ramadan, dan lain-lain.

pada dasarnya, kita dilarang untuk melakukannya, kecuali jika terdapat dalil yang menunjukkan bahwa hal tersebut dituntunkan. Sehingga, siapa saja yang mengajak kita untuk melakukan suatu ibadah maka kita menuntutnya untuk membawakan bukti nyata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkannya.

Landasan kaidah ini adalah hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

عن عَائِشَةُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ

Dari Bunda Aisyah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa saja yang melakukan amal ibadah yang tidak kami ajarkan, maka amal ibadah tersebut adalah amal ibadah yang tertolak.” (HR. Muslim, no. 4590)

Ibadah ghair mahdhah atau “perkara non-ibadah”. Inilah segala hal yang dilakukan oleh manusia dengan motivasi pokok: mendapatkan manfaat duniawi, misalnya: jual beli, sewa-menyewa, dan lain-lain.

dalam masalah non-ibadah, pada dasarnya, semua yang dilakukan manusia itu boleh dilakukan kecuali jika terdapat dalil yang melarangnya.

Dan ini perlu kajian tersendiri krn agak panjang ☺ afwan

3⃣Ustazah Lien yg di Rahmati Allah 😊😍😊
Istiqomah ialah terus menerus /konsisten ,,
Kadang kala semangat tp terkadang sering malas yg amat sangat dlm menjalani rutinitas amalan ibadah,, bgmn solusinya ya,,, syukran kastiran ustazah 😊😊💐

▶ *Jawab :*
solusinya sdah ada di materi td mb… salah satunya adalah selalu berada dalam lingkungan jama’ah agar ada yang mengingatkan.

Group ini salah satu medianya ☺

Kmudian slalu berdoa kpd Allah krn memang kt butuh itu… petunjuk utk selalu dalam kebaikan.

4⃣Assalamualaikum.. saya Retno OS 132, mau tanya ustadzah… Bagaimana menjaga hati agar selalu istiqomah pada kebaikan.. kadang semangat turun naik…😊

▶ *Jawab :*
pertanyaan sama yaa tadi

🌸Kiat Istiqamah🌸
1. Ikhlas beramal karena mengharap ridho Allah
2. Bertahap dalam beramal
3. Perlu kesabaran
4. Paham tauhidullah
5. Paham hakikat ibadah dan amalan yang dilakukan
6. Dilakukan secara jama’i
7. Sering2 membaca sirah nabi
8. Perbanyak berdo’a

5⃣Assalamualaikum..
Saya lisdianti dari grup odod star143, mau bertanya… bagai mna cara qta biar tetep istiqamah’sedangkan di lingkungan saya banyak org yg melakukan perbuatan”maksiat???🙏

▶ *Jawab :*
jika memang tidak bisa bertahan maka hijrah itu wajib hukumnya. Mencari t4 yang lebih bs memudahkan kita beribadah.

6⃣☝🏼 anty.
ustadzah ijin bertanya
Amalan yng berat dlm sabar adakah kiat agar selalu diberikan kesabaran dalam berbagai hal terutama untuk mengingatkan dlm hal kebaikan

▶ *Jawab :*
kiat sabar adalah meyakini bahwa dengan sabar maka pahala sabar adalah mendapatkan syurga tertinggi yaitu syurga firdaus. Dan sabar itu di awal ditengah dan diakhir… jd g da putusnya g da batasnya.

7⃣Assalamu’alaikum ustadzah
Saya okki dr Os135
Ingin brtanya, td ad prnyataan jika seseorang tdk bisa mlakukan amal kbaikan yg sudah biasa ia lakukan, apakah ia masih bisa mndpatkan pahala dr amal tsb? Mngapa demikian ustadzah?

▶ *Jawab :*
Pahala itu ada tapi tidak sama…

Misal ramadhan tilawah 3 juz ba’da ramadhan cm bs 1 juz… makanya pahala 3 juz ama 1 juz tentunya berbeda.

Biasanya sedekah tiap hari ba’da ramadhan cm bs sekali tentunya berbeda ☺

Jk dianggap sama tentunya pastinya pilih yg mudah kan yaa ☺

8⃣ Assalamu’alaikum ustazah
Sya indah dr OS 177.
Mohon maaf ustazah mngkin prtnyaan sya sdkit kluar dr tema🙏🙏🙏
yg ingin sya tnyakan ap sya kiat” agak kita bisa ikhlas n sabar mnhdapi ujian Allah. Terima kasih sblumnya🙏🙏🙏

▶ *Jawab :*
Allah telah merajut takdir-takdirNya dengan indah dan rapi,maka mari rapikan dan perindah amal shalih kita sebelum takdir kematian menjemput dan
Allah mempunyai caraNya sendiri dalam mencintai hamba-hambaNya. Maka jgn pernah berburuk sangka kepadaNya.

Intinya kiat ikhlas dan sabar adalah Baik sangka bahwa takdirNya selalu baik untuk dunia maupun akhiratnya. Kmudian ikhlas dan sabar akan mmbuat Allah makin sayang dan menempatkan kita pada tempat yg terbaik disisiNya.
Krn syurga hanya diisi oleh org2 yg ikhlas dan sabar☺

🌹 *Closing Statement*
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
*_”Tidak istiqomah imanmu sebelum istiqomah hatimu dan sebelum itu, istiqomah lisanmu dulu. semua saling bertautan!”_*

*_”Kita perlu selalu memohon perlindungan dariNya dan selalu istiqamah pada kebaikan, karena magnitude dosa sungguh sangat kuat dan menggoda.”_*

🦋🌸🦋🌸🦋🌸🦋🌸🦋🌸🦋

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s