Terbang

[29/10 11:27] Sri Agus Hariani: *BAIK UNTUK KITA RENUNGKAN* Copas

Saat saya menunggu dalam antrian untuk naik taksi di bandara Dubai.. dan ketika taksi berhenti untuk mengantar saya , hal pertama yang saya perhatikan adalah bahwa taksi itu begitu bersih dan mengkilap.

Sang supir berpakaian kemeja putih, dasi hitam, dan celana panjang hitam melangkah keluar dari mobil untuk membuka pintu bagi saya.

Dia menyerahkan kartu laminasi dan berkata, “Saya Abdul”.

“Sementara saya manaruh tas Anda di bagasi.. saya ingin Anda untuk membaca pernyataan misi saya.”

“PERNYATAAN MISI”
Untuk mengantarkan penumpang ke tujuan mereka dengan tercepat, teraman dan termurah dan menciptakan lingkungan yang ramah.”

Setelah saya baca dan saya duduk di belakang,

Abdul mengatakan,
“Apakah Anda ingin secangkir kopi.??
Saya memiliki termos dan satu kopi tanpa kafein..”

Saya bergurau,
“Tidak, saya lebih memilih minuman dingin..”

Abdul tersenyum dan berkata,
“Tidak ada masalah…”

“Saya memiliki pendingin yang berisi reguler dan Diet Coke, lassi, air dan jus jeruk..”

Hampir gugup, saya berkata,
“Saya mau Lassi..”

Sambil menyodorkan minuman permintaan saya, Abdul mengatakan…
“Jika Anda ingin sesuatu untuk dibaca, saya memiliki The NST, Star dan Sun Today..”

Kemudian Abdul menyerahkan kartu lain :
“Jika ingin mendengarkan radio dan musik..”

Sepertinya belum cukup, Abdul berkata kepada saya dan bertanya apakah suhu AC nya nyaman bagi saya.

Kemudian ia menyarankan saya rute terbaik ke tujuan saya untuk hari itu.

Dia juga memberitahu saya bahwa ia akan senang untuk ngobrol dan memberitahu saya tentang beberapa pemandangan atau tempat-tempat menarik lainnya.

Saya berkata,
“Saya kagum..” dan bertanya,
“Apakah kau selalu melayani penumpang seperti ini.??”

Abdul tersenyum ke kaca spion,
“Tidak, tidak sebelumnya…”
“Bahkan, sejujurnya ini saya lakukan dalam dua tahun terakhir..”

“Selama lima tahun pertama saya bekerja sebagai supir, saya menghabiskan sebagian besar waktu saya untuk mengeluh seperti semua sopir taksi lainnya..”

“Lalu suatu hari saya mendengar sebuah cerita tentang..

*”KEKUATAN PILIHAN”*

Kekuatan pilihan bahwa KITA bisa memilih menjadi “BEBEK atau ELANG”

“Jika Kita bangun di pagi hari dan terus mengeluh…”
Kita akan mengecewakan diri sendiri dan juga orang disekitar kita …

Berhentilah mengeluh.!!!

“Jangan jadi bebek.. tetapi Jadilah elang”
“Bebek hanya mengeluh”
“Elang bisa terbang tinggi di atas..”

“Selama ini saya selalu mengeluh.. jadi saya memutuskan untuk mengubah sikap saya dan menjadi Elang ..”

“Saya melihat sekeliling, banyak Taksi yang kotor, driver yang tidak ramah, dan pelanggan yang tidak bahagia..”

“Maka saya memutuskan untuk membuat beberapa perubahan, perlahan-lahan.. bertahap namun pasti..”

“Ketika pelanggan saya merespon dengan baik, saya mengulanginya lagi..”

“Tahun pertama saya sebagai Elang, saya mendapatkan penghasilan dua kali lipat dari tahun sebelumnya..”

“Tahun ini penghasilan saya naik empat kali lipat…”

“Pelanggan saya selalu menelepon saya untuk menjemputnya kembali..”

Abdul membuat pilihan yang berbeda…
Dia memutuskan untuk berhenti menjadi Bebek dan mulai terbang seperti Elang.

Mulailah menjadi Elang hari ini…
satu langkah kecil pasti setiap hari, setiap minggu..
Dan selanjutnya..
Dan selanjutnya..
Kita akan melihat sebuah perubahan,
Perbaikilah diri Kita sendiri dan kemampuan Kita dengan cara yang berbeda.

🦅 Jadilah ELANG, bukan BEBEK 🦆

Mengeluh atau Mencari Solusi..??
pilihan ada ditangan Kita
🙏🏻. God bless you All

[29/10 11:27] Sri Agus Hariani: *elang dan bebek hnya kiasan….bkn untuk merendahkan bebek ato mengunggulkan elang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s